Racun Mertua
"Kemarin Bu Amira, mengambil motor dengan jangka cicilan delapan belas bulan saja. Yang menunggak itu cicilan ke lima belas dan enam belas, dengan total Rp 2.026.000 belum termasuk denda keterlambatannya, Bu."
Lidahku rasanya tercekat. Kenapa semuanya datang disaat bersamaan begini. Kenapa si Mira tidak membayar motornya. Kurang ajar sekali si Mira ini. Belum lagi uang arisanku yang sudah tidak kubayar sebesar Rp 450.000,00. Si gendut Sita, sudah menggonggong kesana kemari bak anjing kecarian tulang menceritakan tunggakan arisanku. Sungguh, kini aku malu menemui para Ibu arisan, dan Jum'at ini uang arisan itu akan bertambah menjadi dua kali lipatnya. Sial, sungguh sial. Menantu sial. Hidupku
Hot Chapters