Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Apakah kesesakan hatinya selama ini telah membuat Zevanya kehilangan standar yang jelas tentang sosok seperti apa yang pantas dilamunkan? “Mi, lihat deh, tadi ada seorang paman memberi kami ini.” Zosia memamerkan tiga batang cokelat berbungkus warna ungu tua dengan pita pink di ujungnya. Sekali lihat saja, Zevanya langsung menyadari itu coklat kesukaannya. Dan saat ini ada di genggaman Zosia dengan dua varian rasa. Satu adalah varian yang berisi kacang walnut, sedangkan dua lagi yang hanya rasa susu.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Loh kok ngamok? "500jt! Bisa kamu membayarnya? Itu pun belum termasuk dengan bunganya. Jika di total dengan bunganya, semuanya jadi 1 M. Bagaimana? Bisa kamu bayar? Kalau bisa, saya mau hari ini juga! Cash, nggak pake di cicil!" Hah?! Apa-apaan itu? "Sejak kapan Tante cosplay jadi kang kredit keliling?" ceplos Nissa kemudian.
1017.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 426 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Istri Cantik CEO

Istri Cantik CEO

Ia sodorkan coklat itu ke kasir. "Totalnya 35 mas." Leo mengeluarkan selembar uang lima puluh ribu untuk dibayar "Mbak ini uangnya kembalianya nggak usah. Dan ini coklatnya buat mbak. Semangat kerja mbak." Leo langsung meninggalkan mbak-mbak kasir tersebut. Ia tidak ingin berlama-lama di dalam minimarket takutnya mbak kasir salting karena dirinya.
6.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Dengan berat hati, dia harus memakan coklat itu sebelum asam di lambungnya menyerang lebih kejam lagi. Dengan hati-hati dia membuka pembungkus coklat itu. Misinya adalah tak ada sobekan sedikit pun pada kertas pembungkus coklat yang bermerk Silverkingkong berwarna coklat muda dikelilingi gambar kacang mete itu. Hebat kamu Bis, ternyata ini maksudnya. Udah meninggal pun kamu masih nolong aku. (Gangga). Setelah dia menghabiskan coklat, bungkus coklat itu dia simpan di binder yang dia khususkan untuk mengenang Bisma.
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 187 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

“Pemilik buku?” Tulisan itu berubah dalam sekejap. “Kamu pikir ilmu ini milikmu? Ilmu ini meminjam tangan. Setiap pemotong, akan dipotong pada akhirnya!” Angin bertiup, halaman buku terbalik sendiri ke halaman pertama. Di sana ada nama, nama yang ditulis dengan tinta coklat tua. “Buyut Sumi!” Jantung Sumi tidak berdetak kencang, ia sudah tidak bisa, tapi benang hitamnya menegang.
10663 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 17 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

Terlalu banyak berakting membuatku lapar, langsung kugigit cokelat dengan harga mahal itu yang rasanya sangat enak karena dibeli dengan duit hasil menghalu. Kira-kira apa yang akan dilakukan Mas Nizar, ya? Aku sih sebenarnya bisa aja ngasih pinjaman dua belas juta itu dan misal nggak dibalikin ya udah, akan kuanggap sedekah. Akan tetapi ... nggak jadi deh, nanti malah ketahuan kalau aku banyak duit dan bisa-bisa dirampok mereka.
1037.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Mungkin karena harganya yang mahal jadi berbeda dengan coklat yang biasa aku beli di minimarket. “Itu coklat premium berkelas dan hanya orang-orang berkelas yang bisa menikmatinya dan bisa membelinya. Perempuan ibarat coklat itu. Semakin dia premium, semakin dia mahal. Itu sebabnya, setiap tamuku yang menemaniku di sini, aku suruh memakan coklat itu. Agar dia bisa seperti coklat premium itu. Menjadikan dirinya berkelas dan hanya orang berkelas pula yang bisa menikmati dirinya. Itulah, Ocha. Gambaran sebagai perempuan. Semoga kamu paham.” “Iya, Pak. Aku paham. Terima kasih sekali lagi, Pak,” jawabku. Pak Sudarsono hanya diam. Dia kembali fokus menonton televisi.
7.724.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 673 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Sherly terus mengusap lengan Agni. Agni menegakkan kepalanya. “Oh, aku baru ingat kalo masih punya cokelat!” ucap Agni sembari merogoh isi tasnya. “Ta da....” Agni mengangkat sebuah coklat merk Silver King, kemudian menggoyangkan ke kiri dan kanan dihadapan Sherly. “Dapat dari mana? Nggak mungkin kan Lo ngestock cokelat di dalam, tas?”
10126.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang pagar coklat
Ipakita ang mga Review (58)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Zamramzi Rompees
Ceritanya bagus n seru, pemeran utama wanitanya meski disakiti tapi ga menye² krn ada support sistem yg bagus dari orang² terdekatnya untuk bangkit lagi. Yg paling sy suka, ceritanya ga terlalu bertele-tele.
Basahin ang Lahat ng Review
Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Tanyaku penasaran. Pemuda itu pun memperlihatkan layar ponselnya kepadaku. Disitu tampak sebuah foto makanan, yang sepertinya adalah jenis cokelat yang harganya cukup mahal. Cokelat jenis ini memang sepertinya hanya dapat dibeli di swalayan. “Hmmm kamu harus banget untuk membeli ini, saat ini juga?? Soalnya sekarang kan sudah cukup malam dan tempatnya cukup jauh.” Ucapku heran.
4.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 132 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

“Hitung dengan cokelat promosinya, tapi ambil untukmu saja. Aku tidak pernah suka cokelat, omong-omong. Tidak enak.” Oliv menyeringai, menatap ke cokelat-cokelat itu sebentar, lalu ke rokok di tangannya. “Mau pakai plastik?” “Tidak. Hanya berikan aku begitu.” “Sebungkus rokok Marlboro Ice brust, dan sepaket cokelat...” Dia mendekatkan dengan cekatan benda-benda itu ke alat pendeteksi harga sambil mengambil selembar uang itu yang sudah gadis itu letakkan dengan sembrono di atas meja. “ ㅡsembilan puluh tiga ribu, totalnya, dan kembalianㅡ” Suaranya terhenti.
4.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang pagar coklat
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status