Pura-Pura Buta
Nampak sekali Papi berbasa-basi mengalihkan pembicaraan.
"Hehehe … bukan, kami memesannya dari restoran mahal. Ini enak, rekomen ter-the best deh, cobain An," ucap Tante Keyla dengan cengengesan.
Makan malam dua keluarga berjalan lancar diselingi obrolan orang tua. Aku hanya diam sepanjang makan malam. Bicara seperlunya kalau ditanya. Adilla selalu mengajakku bicara yang menurutku tidak penting. Terkadang dari omongannya ada menjurus menjelekkan Shanum, dan aku tidak suka orang yang suka menjelekkan orang lain dibelakangnya. Apalagi sejauh ini Shanum sosok perempuan baik, jauh dari yang ia tuduhkan.