Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Ia layak mendapat penghormatan sesuai kepercayaannya."
Meskipun berbeda keyakinan, Wiku Sasodara menunjukkan keagungan jiwanya dengan berupaya menghormati musuh negara itu menggunakan keyakinan yang dianut Mpu Rahagi, bukan keyakinannya sendiri. Tindakan ini, yang disaksikan beberapa punggawa dan prajurit, merupakan sebuah pesan diam-diam Wiku Sasodara. Sebuah pesan yang lebih kuat daripada seribu ucapan: bahwa konflik politik, sebesar dan separah apa pun itu, seharusnya tidak pernah menghapus batas-batas kemanusiaan, dan lebih penting lagi, tidak semestinya menghapuskan penghormatan atas martabat spiritual lawan. Bahkan dalam kematian, sebuah jiwa pantas untuk disemayamkan dengan kehormata
Hot Chapters