Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

Leo tertawa kecil kemudian menjawab,"Iya dong. Sesuai yang sudah kita rencanakan, kita Haris main sampai pagi, Sampai kamu benar-benar tepar, sampai kita benar-benar puas" "Yakin kamu kuat, Mas?" Dinda melemparkan pertanyaan dengan nada menggoda. "Kuat dong, kita lihat aja siapa yang tepar dulan, pasti kamu, Sayang," jawab Leo tertawa kecil yang seolah meledek. *****
9.7436.9K viewsCompletedAdded to Library 14.9K Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

kata pak Ardi lagi. "Saya hanya bingung saja, bukannya Laila itu perempuan yang biasa? Kenapa mempunyai perusahaan sebesar ini?" kata Dito. Ia sengaja berbicara itu karena tidak mungkin mengatakan kalau dirinya sudah menalak Laila. "Oh itu karena dia anak sulungku." kata pak Ardi dengan tegas. "Apa." ucap Dito sembari membelalakkan matanya. Ia benar-benar syok mendengarnya.
556 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
The Caliph

The Caliph

Mereka menyalakan televisi. “Tepat pada waktunya,” Pengadilan telah dimulai. Jajaran juri dan seorang hakim menghadapi Mohammad Atta. Rais menunggu semua orang siap dan itu tidak memerlukan waktu lama. Seseorang berdiri membacakan tuntutan. Sementara pengacara Atta membacakan pembelaan. Atta tidak membalas, tidak juga memberikan pembelaan kecuali mengucapkan sejumlah kata bernada “Jihaad”.
9.75.1K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Istri Kutukan Sang Presdir

Istri Kutukan Sang Presdir

sahut Wisnu dari seberang sana. "Maaf pak cuma mau mengingatkan ada meeting dengan Barata Group di jam 10 jadi saya harap bapak bisa datang sebelum jam 10!" kata Lydia mengingatkan. "Barata? S***t hampir aja saya lupa! Kamu kenapa nggak bilang dari tadi sih! Sebentar lagi saya selesai, siapin semua bahan!" Lydia hanya bisa melongo mendengar balasan perkataan Wisnu.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Kru kamera kembali menata peralatan, sambungan satelit dengan Jakarta dipulihkan, dan dalam hitungan menit, siaran langsung kembali berjalan. “Ladies and gentlemen, kami mohon maaf atas gangguan teknis,” suara Menteri Pemberdayaan Perempuan dari Jakarta terdengar lewat sambungan satelit. “Kini, kita akan melanjutkan ke bagian istimewa dari acara ini—pidato utama dari Ibu Nayla Mahardika.” Duta Besar Indonesia untuk PBB menambahkan perkenalan singkat, “Pidato ini bukan hanya untuk para hadirin di ruangan ini, melainkan juga untuk semua orang yang percaya pada kekuatan keberanian dan ketangguhan.”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

“Kau akan berangkat ke Selandia Baru besok. Apa kau masih bisa pergi dalam keadaan lemah begini?” Tatapanku tetap teguh saat aku menjawab, “Pa, aku bisa.” Tiba-tiba, Xavier masuk, membawa seikat mawar merah favoritku. “Paman, apa yang kalian bicarakan?” Mengingat kata-kataku sebelumnya, papa pun berbohong, “Nggak apa-apa. Hanya menanyakan kondisinya.” Xavier pun mengangguk, tidak lagi curiga, lalu berbalik untuk meletakkan mawar itu di vas.
46.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

"Jangan membuang tenaga Anda untuk memikirkan kami, Nek. Kedatangan kami juga bukan untuk Anda!" "Cihhh," desis Meida tidak suka. "Saya juga tidak menerima kehadiran kalian, cepat pergi dari sini. Pria bayaran saja sudah sombong sekali, pakai acara mengaku-ngaku sebagai Tuan Muda Wijaya. Cihhh," gerutu Meida merendahkan. "IBU?!" teriak Dario, melihat ibunya kembali berulah. Bahkan mengusir Aruna dan Raynar. Ia rasa itu sudah keterlaluan.
634 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

“Terima kasih, Tuan Van Hoorn. Itu kehormatan besar untuk saya.” “Uw toespraak was elegant en ontroerend. U bent niet alleen mooi, maar ook slim en sterk.” (Pidato Anda elegan dan mengharukan. Anda tidak hanya cantik, tapi juga pintar dan kuat.) Ethan tertegun. Ia menoleh ke arah pria itu, lalu pada Sekar.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

"Hari ini, Anda membawa teman." "Ini Miss Lynette Moore." Adrian memperkenalkan dengan singkat. "Dia adalah pegawai baru di tempat kami." "Kalau begitu silakan." Lelaki paruh baya tadi mengayunkan tangan, membiarkan tamunya masuk.
917 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as pidato moh hatta
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status