PURA PURA JADIAN
"Gue gak tahu sih, Rey. Lo yang ngajak pacaran, lo yang bayar, deh."
Dia pura-pura cemberut. "Lah, tapi itu kan kontrak pacaran. Gue udah serius, masa lo enggak?"
Aku tersenyum dan mengangguk pelan. "Iya, Rey, kita serius. Dan gue siap bayar bakso. Tapi cuma malam ini, ya. Besok lo traktir gue."
Reyhan melompat kegirangan. "Deal! Tapi, lo harus tahu, bakso gue itu bukan cuma bakso biasa. Itu bakso dengan rasa cinta yang luar biasa."