Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Begitu memasuki halaman rumah, pandangan Dante langsung tertuju pada Pak Pandu yang sedang membersihkan kolam ikan bersama tukang kebun.
Melihat putra semata wayangnya datang, Pak Pandu meletakkan selang air yang sejak tadi dipegang.
“Kenapa gitu wajahnya, Mas?”
“Gitu gimana, Pi?” Bukannya menjawab, Dante malah bertanya balik.
Pak Pandu mengamati wajah putranya beberapa saat. “Kucel banget, kayak lap piring.”
Dante mendekat ke tepi kolam. “Lagi banyak pikiran, Pi. Pusing banget.”