Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku
Fathan memberinya isyarat untuk meminta maaf duluan dengan menggoyangkan sedikit kepalanya.
"Lu, gue minta maaf. Gue enggak sengaja nyakitin perasaan lo. Maafin gue. Lo tahu, kan, gue orangnya nyablak? Gue enggak ada maksud buat ngomong gitu, sih, tadinya. Hanya saja lo ...." Lagi-lagi Faiza nyerocos.
Fathan berdehem, " Fai."
"Iya, Lulu, gue minta maaf. Lo mau, kan, maafin gue?" Kali ini Faiza berbicara dengan nada lebih rendah.