Misteri di Rumah Mertua
"Tsania kira, kemarin cuma masuk angin saja, Pah. Tapi ... dirasa-rasa, badan kok tambah lemes, kepala juga kleyengan. Udah gitu ada mual, lagi. Kayaknya asam lambung aku kambuh, deh."
"Kamu makannya berantakan, sih. Sedikit, lagi. Kenapa? Ingat Rendra?"
Dadaku langsung berdenyut ketika Papa menyebut nama suamiku. Iya, sampai saat ini Mas Rendra masih menjadi suamiku, karena belum ada kata talak yang ia ucapkan padaku. Juga, aku belum menggugat cerai Mas Rendra ke pengadilan agama.
"Enggak, Pah. Enggak ada yang aku pikirkan, kok. Emang udah waktunya aja aku sakit. Wajar, kan, kalau sakit?"
Hot Chapters