Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Devil's Obsession

The Devil's Obsession

Dia membungkus kepalanya dengan perban, melilitnya dengan kencang seolah-olah tekanan kain itu bisa menahan otaknya agar tidak pecah. ​Terakhir, dia menggigit kain jaketnya sekuat mungkin untuk menahan jeritan saat menuangkan cairan antiseptik ke luka di kepalanya. Dunia seolah meledak menjadi putih sesaat. Dengan air mata yang mengalir karena perih yang tak terperikan, dia membalut kepalanya sendiri dengan perban putih, menutupi luka itu dengan kencang. ​Dia berdiri tegak, meski badannya masih terasa remuk.
106.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Dokterku Satu-Satunya Yang Membuatku Hilang Kendali

Dokterku Satu-Satunya Yang Membuatku Hilang Kendali

Jarak yang teramat dekat membuat nafas David sesekali menerpa puncak kepala Aksara. "Sekarang kita pasang perban yang baru." Tangannya menarik gulungan perban, lalu membawanya kembali ke depan dada. Dalam gerakan memutar itu, tubuh mereka seperti berpelukan tanpa sentuhan. "Selesai. Gimana? Terlalu kencang nggak? Coba pakai nafas." "Pas, Dokter. Terima kasih banyak." “Mulai hari, jangan panggil aku Dokter Aksara lagi, Vid.”
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Pesona Perawat Papa

Pesona Perawat Papa

Tapi, dia malah lepas dari kandangnya. “Hmm mmm … aku akan usahakan. Omong-omong dibandingkan luka kecilnya ini, bukankah sebaiknya aku memeriksa lalu kamu. Itu sudah kering dan bisa saja menyebabkan infeksi,” karena Jonathan melihat luka di kepala Baga cukup parah. “Ahh … benar cepat obati lukanya. Jangan sampai kenapa-napa. Dan jangan sampai membuat dia kesakitan,” refleks Santi berdiri dan dia memeriksa luka di kepala Baga.
1063.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Istri Terbuang Jadi Dokter Kesayangan Jenderal Perang

Istri Terbuang Jadi Dokter Kesayangan Jenderal Perang

"Apa yang terjasi?" Netra Mireya mengamati perban di tubuh Varek yang sedang dilepas oleh Tabib Khaelus. Perban itu dilepas dengan hati-hati lapis demi lapis. "Aku akan mengambilkan perban yang bersih," Mireya meletakkan baskom itu lalu hendak bergegas keluar. "Tidak, cepat tolong Lady Norabel," perintah Varek. "Aku baik-baik saja."
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Pura-Pura Bangkrut

Pura-Pura Bangkrut

Meski aku tahu dia masih kesal padaku, tetapi tidak lantas membuatnya tega membiarkanku menyelesaikan masalah ini sendiri. Kondisi Papa dinyatakan membaik setelah Dokter menyelesaikan rangkaian pemeriksaan. Benturan di kepala tidak menimbulkan dampak yang buruk pada organ dalam. Hanya membutuhkan pengobatan dan perawatan selama beberapa hari sampai kondisi Papa benar-benar pulih.
10140.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.2K Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Wedding Agreement

Wedding Agreement

Perawat yang tadi sedang membalut perban dikepalanya segera pamit undur diri. Sekeliling kepala Ardy dibalut perban yang terlihat masih mengeluarkan darah yang membasahi perban putih itu. Tidak sedikit darah yang merembes mengotori sekeliling perban. “Kakak…” suara Keyra yang sedikit tercekat karena berusaha menahan tangisannya seketika mengalihkan perhatian Ardy yang tengah berbaring sambil sesekali memegangi kepalanya yang sakit.
1045.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

"Tanganmu pasti nggak leluasa, 'kan?" "Hanya mengeringkan rambut, aku bisa kok." Benar-benar bukan sesuatu yang merepotkan. Sebenarnya, saat perawat mengganti perban Steven hari ini, perban itu tidak dibalut setebal semalam. Itu sebabnya jemari Steven bisa bergerak dengan lebih fleksibel. Selain itu, Steven sendiri yang bertugas mengeringkan rambut selama Vanesa sakit parah.
9.5746.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 19.4K Beses bilang pap kepala di perban
Ipakita ang mga Review (97)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku '. Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Aku Menjadi Istri Kontrak Putra Mahkota Di Novel

Aku Menjadi Istri Kontrak Putra Mahkota Di Novel

Aku tidak mendapatkan jawaban, ya lagi pula untuk apa aku berbicara pada orang yang pingsan. aku menuangkan obat tersebut dengan hati-hati lalu mengoleskan salep yang kutemukan dikamarku beberapa saat lalu. "Ah sepertinya akan sulit untuk membalutnya dengan perban?" ucapku sambil mentatap perban yang ada ditanganku. "Apa seperti ini bisa?" "Tidak aku harus membuat pria ini duduk agar aku bisa membalut lukanya dengan perban" " Baiklah" Tunggu suara pria?
4.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 155 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

Sedangkan Dea masih sibuk memakai skincare dan memoles wajah dengan make up. "benarkan? Mas hanya butuh 10 menit untuk menyiapkan diri," ucap Kevin sembari bertolak pinggang di belakang istrinya. Dea meliriknya dari kaca lalu menghela napasnya pelan. Tangannya sibuk memakai hijab. "Bukankah ini waktunya kamu mengganti perban?" tanya Kevin. "Nanti saja Mas, ini belum 48 jam." Dea masih teringat ucapan dokternya untuk mengganti perban saat sudah 48 jam. Sedangkan saat ini masih 42 jam sejak dokter memasangkan perban di kepalanya.
1016.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 544 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
Jebakan Cinta sang CEO

Jebakan Cinta sang CEO

Mana ada keluarga pasien yang berani mengatur bagaimana dokter bertindak, kecuali si bedebah Rasendriya. Saat bertemu dengan dokter spesialis neurologi kemarin, lelaki ini sungguh membuatku malu. Bagaimana tidak? Perkara kepala terbentur meja saja beliau minta supaya diperban agar cepat sembuh, katanya. Sejak kapan kepala yang menyundul meja diobati dengan perban? Aneh-aneh saja pemikiran orang ini. “Ayo bersiap!” Dia bangkit dari kasur.
1028.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 703 Beses bilang pap kepala di perban
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status