Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Here To Hurt You

Here To Hurt You

tanya Dokter Arsen. Auris mengangguk matanya tidak lepas untuk memandangi Arsen. "Aku akan mengganti perban" ucap Arsen lalu menyiapkan untuk mengganti perban di sikut Auris, lukanya masih belum kering. 'Kenapa Dokter ini terlihat sangat tampan dari hari biasanya' batin Auris ingin menjerit. "Jangan banyak bergerak di area tanganmu nanti bisa memperlambat penyembuhan"
103.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

Sabrina dan Gama berdiri dan berjalan cepat mendekat, perawat itu meminta mereka menunggu karena dokter akan menjelaskan kondisi yang dialami Maha. “Begini Pak, Bu. Untuk luka luar saya tutup dengan tiga jahitan, ada memar juga di tangan dan kaki. Ini bisa diobati dengan salep memar, tapi karena anak Anda pingsan, takutnya ada cidera di kepala, jadi Ananda harus di MRI. Silahkan ikuti perawat untuk prosedurnya, untuk Ananda bisa dibawa ke ruang perawatan,” ucap dokter panjang lebar. “Apa putra kami belum sadar dok?” tanya Sabrina cemas.
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Menggunting pereka di keempat sudut perban, selesai. “Sudah, Ris! Besok pasti lukanya sudah kering. Tidak perih lagi, kan?” tayanya setelah menutup kotak P3K. Pria itu berharap Riris segera memindahkan kepala dari pangkuannya. Tapi, wanita itu tak bergeming. **** Bersambung
10146.0K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Dikhianati Tunangan, Dinikahi CEO Tampan

Dikhianati Tunangan, Dinikahi CEO Tampan

tanya Qiyana dengan kening berkerut. “Tidak apa-apa, dia akan mengganti perban di kepalamu ini. Aku mengatakan kepalamu sakit semalam, jadi dia berinisiatif datang dan memeriksamu. Tidurlah, jangan pikirkan berita itu. Kita tidak mencari masalah dengan mereka, jadi jangan khawatir.” Setelah mengatakan itu, Kenzo langsung beranjak pergi dari kamar.
10256.4K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as pap kepala di perban
Read
+Library
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

seru Arlando baru ke luar dari walk in closet. "Tidak usah diganti! Ini tidak terkena air kok!" jawab Qeiza. "Masih bersih!" "Harus diganti! Kita tidak tahu, perban itu higienis atau tidak. Cepatlah! Tidak usah pakai acara bantah membantah segala!" "Aku tidak mau ganti perban!" Qeiza masih bisa merasakan betapa sakit dan perih sewaktu lututnya lagi diobati oleh Dokter Regan.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as pap kepala di perban
Read
+Library
 RITUAL GUNUNG KEMUKUS

RITUAL GUNUNG KEMUKUS

Ada perban menempel di bagian kepala. "Pak Parman jangan banyak bergerak dulu. Bekas jahitan agar cepat kering," ucap dokter yang kini mulai terlihat jelas. "Betul kata Dokter. Mas Parman buat tiduran dan hindari gerak tubuh yang berlebihan." Kiai menimpali ucapan dokter. "Baik. Pak Parman sudah siuman. Saya akan ke pasien lain. Selamat sore, Kiai, Pak Parman."
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 603 Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

“Katanya kamu dokter. Ngerti soal luka. Tapi kenapa nggak sadar kalau perbanmu udah bocor begini?” Kirana tercekat. Ia menunduk, tangannya menyentuh perban di kaki. Kain itu terasa lebih ketat dari biasanya. Ia mengerjap, mencoba mengingat kapan perban itu bergeser, tapi kepalanya kosong. Mungkin karena terlalu rapat, ia tak sadar saat darah menembus keluar.
10140.2K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as pap kepala di perban
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Sesuai instruksi Kakek Hendra dsn rekomendasi dokter, Edward diperbolehkan pulang namun harus tetap menjalani rawat jalan dsn mengganti perban secara berkala di rumah. Di dalam kamar utama yang luas dan mewah, Edward duduk di tepi ranjang besarnya dengan tubuh bagian atas yang bertelanjang dada, menyisakan lilitan perban putih yang membungkus bahu dan dada kirinya. Di hadapannya, Kevin sudah bersiap dengan sekotak peralatan medis baru, kasa steril, dan cairan antiseptik untuk membantu merawat luka tuannya.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

"Perban bisa diganti sendiri kalau sekiranya kotor.” “Perlu kontrol nggak, Dok?” tanya Brama. “Kalau ada keluhan saja.” “Boleh kena air?” Kali ini, Nawa yang bertanya. “Boleh, tapi kalau mandi pakai air suhu biasa saja. Dan kalau mengelap area yang terbakar, harap hati-hati.” Setelah tugasnya selesai, dokter itu undur diri. Sementara Brama ke apotek menebus obat.
9.946.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pap kepala di perban
Read
+Library
Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Dokter itu membalut luka menggunakan perban. "Sudah selesai, Nona. Jangan terlalu di bawa berjalan-jalan dulu ya, perban nya harus di ganti setiap hari." Ucap dokter sambil tersenyum kecil. "Iya, dokter. Terimakasih." "Untuk administrasi nya, silahkan di bagian administrasi, Tuan." "Baik." "Sayang, Mas ke depan dulu sebentar ya. Gak bakalan lama kok, kamu tunggu dulu disini."
9.7493.7K viewsCompletedAdded to Library 9.9K Times as pap kepala di perban
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status