Suami Warisan
sapa lelaki berjas rapi, beliau berdiri dan mengulurkan tangannya “saya Tomi, senang berkenalan.”
Rengganis menjabat tangannya lemah dan bergumam lirih, “Rengganis.”
“Silakan bicara dengan Rengganis, Pak Tomi, saya ambilkan minum dulu.” Ujar Papa sembari beranjak meninggalkan dua orang tersebut, beliau sengaja memberikan kesempatan bagi Pak Tomi untuk mengutarakan maksud kedatangannya.
Pak Tomi mengangguk, “Baik, terima kasih, Pak.”