Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Madu Untuk Istriku

Madu Untuk Istriku

"Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni. "Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu. Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya. "InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana? "Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani. "Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar. "Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu. "Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni. Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani. "Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab. "Mau ngomong apalagi, Mas?" Tangis tak lagi dapat ditahannya. Buliran bening itu akhirnya luruh juga. Ternyata dia tak sekuat yang dibayangkannya.
1090.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Berondong Bucin

Terjerat Cinta Berondong Bucin

Septy
WARNING!! 21+ "Aku tak pantas untukmu Mas!" Ucap Dinda dengan suara parau. Hatinya terasa nyeri saat mengatakannya. "Aku ini janda! Usia kita juga berbeda jauh. Carilah wanita yang lebih muda dan pantas bersanding denganmu Mas!" Bulir bening itu luruh begitu saja di wajah cantik berumur 30tahun itu. Sedangkan pria yang berdiri tak jauh darinya hanya menatapnya sedih menahan sesak di dada. "Mas tidak akan pernah pergi. Mas akan tetap bertahan. Meski kamu berhenti berjuang, tidak dengan Mas. Mas akan terus berjuang agar bisa bersamamu." Mata pria itu tak melepaskan pandangannya pada kekasih yang amat di cintai. "Mas tak pernah mempermasalahkan status dan usia. Mas tulus mencintaimu. Please, bertahan dengan Mas! Kita lewati semuanya bersama-sama." Cinta beda usia, manis namun rumit. Jika cinta sudah terpatri dalam hati, usia tak kan jadi alasan untuk tidak saling mencintai. Dinda Fitriah, seorang janda muda beranak satu harus terjebak dalam percintaan dengan seorang berondong. Keduanya saling mencintai dengan level kebucinan tingkat tinggi. Kembalinya sang mantan suami dan terhalang restu orangtua membuat kisah cinta pasangan beda usia ini menjadi rumit. Dapatkah mereka berdua bertahan? Ataukah kisah cinta mereka harus berakhir karena terhalang restu dan perbedaan usia di antara keduanya?
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Suamiku

Anak Untuk Suamiku

Cristi Rottie
“Anak yang saya kandung milik dari Pak Kevin, suami Bu Selin!" ungkap seorang wanita muda berusia sekitar sembilan belas tahun sambil mengelus perutnya yang membulat besar. Awalnya Jeceline tidak mempercayai perkataan wanita muda itu hingga akhirnya pengakuan sang suami menghancurkan semua kebahagiaannya. "Maaf, aku khilaf," ucap Kevin memasang wajah penyesalan. Jeceline melotot, berupaya membendung bening dikelopak matanya, "Kau sebut ini khilaf hingga bisa menimbulkan masalah sebesar ini?!" "Aku mohon, beri aku kesempatan. Tolong bersabar dan memaklumiku lagi," balas Kevin setengah membujuk Jeceline. "Aku bisa bersabar, memaklumimu, bahkan memberikan seribu kali kesempatan bagimu ... tapi jika harus menerima hasil dari perbuatanmu dengan wanita lain, takutnya aku atau pun semua Istri di dunia ini tidak akan sanggup!" Tujuh tahun menikah dengan seorang lelaki kaya dan tampan, Jeceline Lorena masih belum juga menjadi wanita seutuhnya yang bisa memberikan keturunan bagi sang suami. Namun ketika harapan itu datang, justru membuat kehidupan Jeceline berantakan sebab seseorang hadir di tengah kebahagiaan keluarga dan membawa apa yang selama ini telah mereka tunggu. Jeceline diperhadapkan dengan kenyataan pahit dari seorang wanita berbadan dua yang mengakui janin di dalam perutnya milik Tuan Kevin Andriko—suami Jeceline. Mulai saat itu badai pertama dalam rumah tangga Jeceline datang tak henti-hentinya.
1012.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

Rheyner Aditya Effendi dan Nadira Almira adalah sepasang sahabat yang tumbuh bersama sejak balita. Di akhir masa putih abu-abu Rheyner menyadari kalau ternyata dirinya memiliki rasa sayang sebagai seorang pria pada Nadira. Rheyner menahan diri untuk mengungkapkan perasaannya. Namun, ia sudah mulai merancang masa depan untuk dilalui bersama Nadira. Rheyner akan menjadikan Nadira ratu dalam kehidupannya kelak. Sayangnya, tidak semua hal berjalan sesuai jalan pikiran Rheyner. Apalagi sejak dirinya mendapatkan beasiswa ke Jepang. Kesalahpahaman kerap menghampiri. “Nggak usah peduli sama aku lagi. Jangan jadi sahabatku lagi. Jangan lagi urusin kehidupanku. Kamu urusin aja hidup kamu. Kita sampai di sini aja. Kalau perlu kita nggak usah saling kenal lagi. Kamu bebas sekarang." Air mata Nadira sudah membanjiri wajah. Ia hempaskan tangan Rheyner. Ego Rheyner tersentil. Amarah menguasai diri. “OKE, GUE NGGAK AKAN PEDULI SAMA LO LAGI! GUE NGGAK MAU JADI SAHABAT LO LAGI!” Nadira segera berlalu dari hadapan Rheyner. Napas Rheyner terengah. Matanya memerah. Kedua tangannya masih terkepal. Pelan tapi pasti cairan bening keluar dari sudut matanya. Apakah semua benar-benar akan berakhir sampai di sini? Apakah pernikahan yang dibayangkan oleh Rheyner tidak akan pernah menjadi nyata?
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Istri Tajir sang Anak Sopir

Istri Tajir sang Anak Sopir

Ardian terpaksa menikahi Natasya, bos cantik sekaligus putri dari tuan tanah yang kaya raya karena utang budi kepada keluarganya. Sementara Natasya sendiri juga terpaksa menerima Ardian sebagai suami karena tuntutan orang tua dan juga neneknya. _______ Kau bernama Natasya. Adila Sabrina Natasya. Perempuan cantik berkulit seputih pualam. Berdarah Kanada–Jakarta. Ayahmu bernama Steven Arnold, seorang yang sangat berjasa di dalam hidupku. Hidup keluargaku. Wanita bermata coklat bening berbingkai bulu lentik yang membuatku selalu bertanya-tanya pada diri. Sebegitu rendahkah aku? Sebegitu hinakah pekerjaan ayahku? "Dasar anak supir!" Kalimat penghinaan itu yang sering kau lontarkan, bahkan sejak kita masih berusia remaja. Ya, aku memang anak seorang supir. Supir keluargamu. Keluarga Arnold yang kaya raya. Akan tetapi, pantaskah kau menghinaku terus-menerus? Hhh! Lihat! Terkadang takdir seaneh itu. Takdir memang semenakjubkan itu. Aku yang selalu kau hina. Aku yang selalu kau anggap rendah. Bahkan kau memalingkan wajah apabila bertemu muka. Akan tetapi, justru kini akulah yang menjadi orang terdekatmu. Aku ... Suamimu. *** Bagaimana keseruan kisah dua orang yang saling terpaksa menjalani ikatan pernikahan ini? Kuuuyy dibaca. (Sekuel Wanita Dambaan Tuan Otoriter)
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
The Hot Personal Trainer

The Hot Personal Trainer

Kawasan Adult Romance 21+ “Lepaskan aku, Al!” Buliran bening terjun dari sudut mata indah Beyonce. Rintihannya menyayat hati, begitu disadarinya sang sahabat telah melecehkannya. Aldrich menerkamnya, pakaian yang dikenakan Beyonce dirobek paksa hingga hal yang paling dibenci Beyonce terjadi. “Oh, kau begitu nikmat, Bey!” Aldrich menggeram dan sulit mengendalikan diri saat menerjang Beyonce. *** Betapa menyesalnya Beyonce Linch telah mendatangi rumah sahabatnya, Aldrich Jonas yang merupakan personal trainer sekaligus pemilik tempat gym yang biasa dia melakukan fitness. Di saat Beyonce mabuk, dia yang kerap mengejek Aldrich seorang gay lalu menantangnya. Kesabaran Aldrich terkikis, dia pun tersinggung dan secara kalap merenggut kehormatan Beyonce. Padahal dua hari lagi, Beyonce harus menikah dengan tunangannya, Zack. Lantas, bagaimana nasib Beyonce selanjutnya? _________ 𝗦𝗘𝗔𝗦𝗢𝗡 𝟮 𝗧𝗘𝗧𝗔𝗣 𝗗𝗜 𝗕𝗨𝗞𝗨 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗦𝗔𝗠𝗔 (Kisah Zico dan Freya) Blurb: Segala kenangan buruk di masa lalu memengaruhi perangai Zico Jonas Duarte yang dulunya dikenal baik, justru berubah menjadi sosok miliarder dingin yang haus akan belaian. Luar tampak kuat, namun dalamnya rapuh. Tiada hari tanpa bercinta untuk mengisi kekosongan hati. Hingga pesona seorang wanita muda yang dikiranya jalang, justru menjeratnya. Freya Abigail—wanita muda itu tak disangka menyimpan suatu rahasia yang membuat Zico murka dan berbalik menjerat Freya. “Kau telah merebut milikku, Freya. Jadi, tetaplah di bawah kekuasaanku atau kau bebas tapi dalam buruanku!” —Zico tersenyum sembari mengikat tangan wanita itu di tiang. “Tolong! Jangan lakukan lagi padaku.” Freya menangis tersedu dengan tubuh gemetar, tapi Zico tak peduli. “Berteriaklah yang kencang Freya. Tapi setelah ini kupastikan, teriakanmu akan berubah menjadi desahan!” IG: meidiana.ayyara
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai payung bening
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Madinah Ayyara
Pembaca Albey, segera follow akun instagram @meidiana.ayyara Soalnya aku lagi adain giveaway bonus 500 koin untuk 3 pembaca beruntung "Novel Albey" Syarat dan ketentuan ada di instagramku. periode 14 Maret s/d 31 Maret saja, jangan sampai kelewatan ya ...
Raflesia
Di season 2 ini makin seru.. Zico & Freya ceritanya berbeda dri Season 1 tak kalah menarik. menurutku ini lbh greget, soalnya Freya galak bgt......... dan Zico dingin trus modelannya sat set glepak gelpok
Baca Semua Ulasan
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan Rachel saat ini. Gadis baik dan lugu yang sudah menyandang status yatim piatu dari kecil itu kini terancam mendekam di penjara karena profesinya yang sangat bertentangan dengan hukum. Traumanya di masa lalu yang begitu dalam tak mampu membendung rasa untuk berhenti balas dendam. Kebaikannya yang tak pernah terlihat, pengkhianatan dan segala tekanan, fitnah dan tuduhan tak mendasar di masa lalu membuat Rachel menjadi wanita yang sangat mengerikan. Kematian sangat dekat bagi mereka yang menjadi targetnya. Tak pernah ada kata ampun selain harus pasrah dengan keadaan. Korban terus berjatuhan dalam segala kondisi dan keadaan. Tak jarang polisi kehilangan jejak untuk menangkapnya karena kecerdasan Rachel melarikan diri. Kemampuannya menghilangkan jejak dan menyamar membuat polisi selalu merasa buntu mencari jalan keluar. Hingga muncullah Dafa, polisi berprestasi yang tak pernah gagal dalam menangani berbagai kasus. Dan pertempuran pun dimulai. Dua hati yang pernah terpisah karena ego, kini kembali dipertemukan dalam keadaan harus saling membunuh. Rachel dan Dafa bertengkar hebat. Kemampuan beladiri keduanya yang seimbang tak mampu saling mengalahkan, hingga akhirnya mereka saling menodongkan pistol. Isak tangis keduanya pecah saat melihat gelang couple yang masih menghiasi pergelangan tangan mereka. Genggaman pistol ditangan mereka mulai bergetar meski masih sama-sama kuat. Masih terukir jelas nama keduanya di gelang itu yang kembali mengingatkan mereka dengan masa lalu. Tentang mereka saat pertama kali bertemu hingga saling mencintai di kala itu. Namun kini keadaan sudah berbeda meski isak tangis keduanya masih saling menyisakan rasa. Raut penyesalan juga terlihat jelas di wajah keduanya. Dafa yang masih mencintai Rachel seperti tak sanggup menjalankan tugas berat ini. Cairan bening dimatanya terus mengucur deras, begitupun dengan Rachel yang seperti tak sanggup membunuh laki-laki yang pernah memberi warna dalam hidupnya.
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status