Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebening Senja

Sebening Senja

Namun, ia juga merindukan suasana kebersamaan di pondok Al Jabbar. "Iya, Ning Zil. Pasti saya datang. Salam buat Bu Nyai." Bening melengkungkan senyum seolah Ning Zil berada di hadapannya. "Oke, sip. Sampai ketemu tar sore, ya. Assalamualaikum." Ning Zil mengakhiri percakapan. "Waalaikum salam." Bening segera menyelipkan benda pipih itu ke dalam saku blazernya. Bergegas membereskan diri untuk berangkat ke bandara sesuai jadwal tugas hari ini.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Adik Kembar Suamiku

Malam Pertama dengan Adik Kembar Suamiku

Wanita berkebangsaan Perancis itu mengambilkan dua buah payung di lemari penyimpanan lalu menyerahkannya ke Joel Yi. "Ada dua payung, Master Jason. Silakan dipakai!" ujar Joel Yi menyerahkan kedua payung tersebut. "Aku pakai satu saja untuk kami berdua, Joel. Kamu pakai yang satunya," jawab Jason sembari menerima sebuah payung lalu mengembangkannya di ambang pintu pesawat yang telah dibuka oleh pramugari.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai payung bening
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Bunda Ernii
akhir yg manis setelah perseteruan panjang berujung pertumpahan darah. mungkin memang benar pengalaman hidup adalah guru yg sebenarnya. seperti Welson yg sekarang berubah 180° setelah ambisinya justru malah menyesatkan ya dalam penjara.
Endah Spy
huhuhu sampe sesegukan aku bacanya, padahal happy ending .. tapi inget persaingan mereka dahulu dan kini menjalin persaudaraan rasanya bner2 bikin terharu banget .. semoga kalian tetap solid sperti ini jason, joshua dan welson .. duh jason, tahu2 anakmu dah 4 aja .. hehe
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Sang Bandar

Pembalasan Sang Bandar

ucap Camellia sambil memberikan uang saku untuk putrinya tersebut. "Nggak usah, Ma. Uang dari Papa aja masih belum habis, masa mau ditambahin, kan jadi lumayan. Hehehehe," Clara terkekeh kecil dengan tangan yang sigap mengambil uang lembaran berwarna merah dari tangan sang Mama.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

"Hujan terlalu deras, pakai saja dulu." "Baiklah," jawab Arya. Begitu payung terangkat ke atas kepala, keduanya langsung merinding saat melihat ternyata gambar di dalam payung itu berubah tergantung dari sudut pandangnya. Saat payung dinaikkan, gambar Zion yang tadinya normal langsung menjadi gambar Zion sedang mengayunkan sabuk kulit dengan liar.
9.4937.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.9K kali sebagai payung bening
Tampilkan Ulasan (193)
Baca
+Pustaka
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Pangkal paha Redita bahkan masih begitu pedih. "Terima kasih banyak untuk hari ini, Re. Kamu sudah memberikan sesuatu yang paling berharga milikmu untuk saya hari ini." bisik Adnan lirih, rasanya kebahagiaan yang Adnan dapatkan hari ini begitu luar biasa dan tidak lagi bisa diungkapkan dengan kata-kata.
9.9266.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Berharap sensasi dingin yang dibawa air itu bisa menyebar ke seluruh tubuh dan meredakan kegelisahan yang mengalir dalam darahnya. Pria itu tengah menerjang hujan yang semakin membesar saat ujung matanya melihat sebuah payung berwarna merah muda. Wajah dua orang yang berada di bawah payung tersebut tidak dapat ia lihat dengan jelas, tetapi seketika Ben merasa lega. “Rossa!” Ben memanggil nama wanita yang telah lama ia anggap sebagai ibu kandung. Mayang yang berada di samping Rossa langsung menengadah.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

pungkas Chen Yu, matanya menatap tajam ke arah Rong Guo. Sambil membungkuk memberi hormat, Rong Guo mengeluarkan Senjata aneh, Payung peringkat Jinlong dari ransel kayu. Cahaya matahari memantul dari permukaan payung, menciptakan kilauan yang terasa misterius. Chen Yu sudah hampir tertawa, melihat Taois muda yang bersenjatakan sebuah payung. Namun rasa geli itu tertahan, ketika Rong Guo berbicara. "Maafkan aku, Penatua Chen, aku tidak akan sungkan melawan anda," kata Rong Guo. Suaranya tenang penuh misteri.
9.8227.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai payung bening
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Bahkan hanya tersenyum saat Embun memberikannya hadiah ulang tahun. “Be, apa ada masalah?” tanya Embun yang melihat kesedihan di mata sang kembaran. “Aku sudah jujur ke Glass bahwa aku tidak hamil, dan aku mendapatkan hadiah ulang tahun yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku,” ujar Bening. Ia seketika memalingkan muka untuk menghapus air mata yang mengalir di pipi. “Be!” lirih Embun yang merasakan sakit di rongga dada melihat sang saudara sepertinya memendam lara.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

Lagi-lagi dia menghujaniku dengan kecupan. Dia juga mengusap air mataku yang merembes tiada henti. Lalu memeluk seerat mungkin. Tak lama setelah itu papa mama terbangun. Mereka langsung menyalakan lampu utama. Bang Juna pun langsung melepas pelukannya. "Mah, Pah, Juna minta maaf. Juna baru datang." Terlihat memang dia masih memakai seragam pilotnya.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Edward menyipitkan mata, ia tak begitu paham dengan bunga-bunga yang dibawa Nayla. “Bisa jelaskan, bunga apa saja itu?” ucapnya tak yakin. Sejak awal Nayla sudah ketus, jelas-jelas tak menyukai dirinya. Nayla menarik napas panjang, lalu mengangguk. “Ini,” Nayla mengangkat bunga mungil berwarna putih. “Ini melambangkan cinta sejati—abadi, tulus, dan murni. Cocok untuk diberikan pada istri,” jelasnya lugas.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai payung bening
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status