Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Kini bukan lagi bersebelahan, Alif kini satu meja dengan Nurul. Sandi yang mengetahui hal tersebut tak ayal membuat beberapa kekonyolan lagi, ia sengaja memutar lagu “Akad” dari Payung Teduh, ia sambungkan koneksi gawainya dengan speaker di kelas. Seisi kelas nampak menikmati persembahan lagu dari playlist Sandi. Sebenarnya Alif nampak tak tahan lagi menahan senyum, ia hanya bisa geleng-geleng kepala.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as payung teduh album
Read
+Library
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Beberapa menit kemudian, Tia sudah berlutut di halaman depan. Malam semakin larut. Setengah jam kemudian hujan mulai turun dengan derasnya. Air membasahi rambutnya. Membasahi pakaian dan merembes ke kulitnya. Angin malam membuat tubuhnya menggigil. Namun Tia tetap diam tak bergerak. Dari balik jendela, Bu Astri beberapa kali memperhatikannya. Menjelang dini hari, ia akhirnya keluar membawa payung.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as payung teduh album
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

: Membuat Momen Payung Bersama. Ia menunggu di depan kampus Anaya, padahal cuaca cerah. entah keajaiban macam apa, lima menit sebelum Anaya keluar, hujan turun deras. “YES! Alam mendukungku!” serunya sambil membuka payung warna biru muda. Begitu Anaya keluar, ia langsung berlari menghampiri dengan wajah berbinar. “Ayo, Saset, kita pulang!” katanya sambil menunduk agar payungnya cukup melindungi mereka berdua.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as payung teduh album
Read
+Library
Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Tedy ingin berhenti memikirkan hal itu, tapi nama Lia kembali bergaung di kepalanya. Angkot berhenti di pinggir jalan, membuat Tedy sedikit tersadar dari lamunannya, ia segera bangkit dari tempat duduknya dan segera merogoh kantong celana, mengeluarkan uang pas, lalu menyerahkannya kepada sopir. Setelah itu, tanpa banyak bicara, ia turun. Hujan masih mengguyur deras, tak memberi ampun bagi siapa pun yang berada di luar tanpa payung.
9.437.9K viewsCompletedAdded to Library 871 Times as payung teduh album
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

suara Edo berubah jadi begitu tinggi, rekor nada suara tertinggi Edo yang pernah Arra dengar selama bertahun-tahun bersama Edo. “KALAU AKU EGOIS, AKU TERIMA SEMUA TAWARAN ITU, RA. BIAR SEMUA PENDIDIKAN AKU LANCAR, BIAR AKU NGGAK DIPERSULIT DENGAN KELAKUAN-KELAKUAN NGGAK JELAS YANG SEBENARNYA TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA SAMA SEKALI ITU DENGAN PENDIDIKAN AKU, TAPI DEMI KAMU AKU BERTAHAN! TIDAK PEDULI AKU DIKERJAIN, AKU DIPERSULIT DAN KAMU MASIH MENGANGGAP AKU EGOIS, RA!” kembali suara Edo begitu tinggi membuat Arra tercekat.
9.9266.1K viewsCompletedAdded to Library 9.0K Times as payung teduh album
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status