Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Jordy hanya tersenyum, mengabaikan semua itu dengan santai. "Bayar." Saat keluar, mereka berdiri di pintu, dan Nindy bertanya dengan ragu-ragu, "Pak Jordy, waktu kemarin kamu berikan gaunnya kepadaku, wajah Nyonya kelihatan nggak senang." "Sekarang kan aku sudah ganti baru. Yang lama itu, kalau Nyonya memang suka ...."
4.4K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as payung teduh album
Read
+Library
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

"Jaga sisi kirimu!" Seorang prajurit sudah mendekat dari sisi kiri, memanfaatkan momen distraksi akibat serangan panah tadi. Yue Chen bergerak tanpa berpikir, pedangnya terangkat dalam gerakan pertahanan yang sudah ratusan kali dilatihnya, jurus dasar bernama Menampung Air Hujan, telapak pedang selalu miring, tidak pernah menahan benturan secara lurus.
10698 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as payung teduh album
Read
+Library
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

Dia cukup menghindari pertengkaran dengan siapapun karena baginya pertengkaran akan hanya menambah beban dan waktu yang sia-sia. “ Kamu biasanya tutup jam berapa? Ibu lihat kamu kadang jam 7 aja sudah tutup kemarin. Kayak orang gak butuh uang aja kamu itu, Fer.” “Bukannya gitu, Bu. Kemarin itu sepi banget jadi Ferdi tutup lebih awal. Biasanya jam 9 baru tutup.” “Itu alasan kamu aja.” “Bukan alasan, Bu. Kalau Ibu gak percaya terserah.’
103.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as payung teduh album
Read
+Library
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

jawab Ian dengan cukup menyakinkanku yang daritadi tidak percaya omongan dia. Tanpa sadar aku sudah sampai di ruang tata usaha melewati beberapa kelas agar tidak kena hujan bersama Ian. Setelah buku kelas dan kunci kuletakkan. Aku kembali memandangi langit dan mematung menunggu hujan sedikit mulai reda. Ian mulai membuka tas dia yang daritadi dia sandang. Seperti ingin mengeluarkan barang yang dia butuhkan. "Ini Al, kamu bisa pakai payungku, melihat hari yang sudah sore tidak mungkin akan menunggu lebih lama lagi dan hari sudah semakin dingin", ujar Ian sambil menyodorkan payung biru dongkernya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as payung teduh album
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.2K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as payung teduh album
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Ia menulis tentang neneknya, tentang teh jahe di sore hari, tentang kesabaran yang berbicara dalam senyap. Dan pada suatu pagi yang cerah, saat surat kontrak dari penerbit resmi tiba di emailnya, Erica mencetaknya, membawanya ke tepi pantai, dan duduk di pasir. Ia membaca setiap klausulnya dengan saksama, lalu menatap laut lepas. Untuk pertama kalinya sejak kabar pernikahan Ricardo, air mata yang mengalir di pipinya bukan air mata kepedihan, melainkan air mata kebanggaan yang dalam dan sunyi. Ia telah mengubah garam kesedihannya menjadi garam yang membumbui sebuah mahakarya baru: hidupnya sendiri.
822 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as payung teduh album
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.1K viewsOn holdAdded to Library 299 Times as payung teduh album
Read
+Library
GELORA HASRAT SANG MAFIA

GELORA HASRAT SANG MAFIA

“Apa kau punya payung?” Ryuse menyisipkan tangannya ke balik jok, mengambil payung lipat yang tersimpan di sana. Ryuse keluar terlebih dahulu, membuka payung dan berlari kemudian ke sisi pintu satunya. Sunny menurunkan satu kaki, saat dia menurunkan kaki kanannya dia kehilangan keseimbangan dan terjatuh dalam pelukan Ryuse.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as payung teduh album
Read
+Library
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Peringkat surga memancarkan cahaya yang tak tertandingi. Duarrr! Peringkatnya diperbarui sekali lagi! Tempat kedelapan Nama: Payung Kehidupan Mengambang Kelas: Senjata abadi yang lemah Pemilik: Ratu Carmina Video di peringkat surga perlahan -lahan terbuka seperti gulungan, bingkai demi bingkai, masing -masing sangat jelas! Dalam video itu, payung merah menyendiri ditampilkan.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as payung teduh album
Read
+Library
Awalnya Terpaksa, Akhirnya Jatuh Cinta

Awalnya Terpaksa, Akhirnya Jatuh Cinta

Hanya samar. Seperti deja vu yang tidak punya sumber. Makasih, ya pak." ucap Aluna. Freddy mengangguk pelan, “Hati-hati saat hujan. Jalan di sini licin.” Aluna tersenyum kecil, “Iya. Akan saya ingat.” Aluna hendak pergi, tapi hujan turun lebih deras. Freddy membuka payung yang ia bawa, payung hitam sederhana.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as payung teduh album
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status