Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

rengek Jasmine lalu menelan ludah membayangkan makan tersebut. "Apa harus kue itu?" Lintang menggaruk kepala atas permintaan Jasmine, tiba-tiba sang istri ingin makan kue tradisional khas Palembang tersebut. Bingung harus mencari dimana, sementara makanan itu baru saja dengarnya. "Iya, Mas." "Bagaimana kalau kue …." "Tidak mau!" sela Jasmine seakan tau apa yang dipikirkan Lintang.
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 193 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

Mana kutahu. "Nggak masalah." Pria itu duduk di sofa depan Yuna dan Eric. Ia menyuruh pergi wanita yang tadi ada di pelukannya. "Gadis yang dibawa Tuan Muda Eric cantik sekali. Berapa harganya?" "Satu miliar "
1045.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang pecel madura
Read
+Library
MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

"Boleh dong, tapi biasanya ke sini kalau ada keperluan kerja doang." "Kali-kali, kita harus saling menguatkan bukan, sebagai sesama sahabat." "Hehehe, bisa aja. Ngomong-ngomong itu bawa apa?" "Ini pecel, petis dan opak, buatan Mamih buat kamu." "Wah, kayanya selera Mamih kamu sama lidah aku sehati, nih." "Pasti dong, kalian sama-sama wanita jawa, yang eksotis dan berjiwa baja."
5.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

tanya Danish tiba-tiba. Alexa kaget bukan main mendengar pertanyaan Danish yang sungguh keterlaluan. Danish pikir Pak Sabar juga berjualan salmon dan layak dinobatkan sebagai the next level of pecel lele. Pak Sabar yang sangat sabar menjawab pertanyaan Danish sambil tersenyum lebar. “Di etalase ada engga?” Pak Sabar menunjuk etalasenya. Etalase tersebut berisi berisi ayam, bebek, tahu, tempe, lele, ati ampela, usus, kulit, dan beberapa jenis ikan. Jelas-jelas tidak ada salmon di sana!
107.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 262 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Berlindunglah kalian di bawah pohon besar di depan gerbang istana. Di sana ada pempek Palembang, makanlah sepuasnya." Mereka berlari ke pintu gerbang dan berlindung di bawah pohon besar. Mereka heran bagaimana makanan daerah itu tersaji secara panas di atas hot plate. "Pempek ini seperti baru dimasak," kata prajurit berkumis. "Pangeran tahu makanan kesukaanku," sahut prajurit kerempeng. "Makanan ini yummy sekali." "Jangan sotoy! Kapan kau pergi traveling ke negeri manusia?"
9.947.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang pecel madura
Ipakita ang mga Review (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Basahin ang Lahat ng Review
GARA GARA G-STRING

GARA GARA G-STRING

Dia tak sudi melihat Wulan yang mulai mengambil posisi duduk di di depan mereka. "Selamat malam semuanyaaaa." Suara Wulan terdengar manja dan kenes. "Ini yah Ibu-ibu kesayangan. Saya bawa beberapa produk dari Madura. Ibu tahu sendiri 'kan ramuan Madura sangat terkenal khasiatnya lhoooo!" Mereka sangat memperhatikan dengan seksama, apa yang dibicarakan Wulan. Dari kantong kertas besar. Tampak Wulan mengeluarkan sebuah botol plastik.
1031.2K viewsOn holdIdinagdag sa Library 685 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

tanya Siska sambil tersenyum. Arga menggandeng tangan Siska dengan erat. "Tempat paling mewah di Jakarta. Tempat yang punya aroma paling menggoda dan musik alami dari bisingnya jalanan." Siska tertawa kecil. Dia sudah tahu ke mana Arga akan membawanya. Benar saja, motor matic tua mereka berhenti di sebuah warung tenda pecel lele di pinggir jalan yang cukup ramai. Asap dari bakaran lele dan ayam mengepul ke udara, menciptakan aroma gurih yang khas. Suara gesekan sutil dengan penggorengan dan deru kendaraan menjadi latar belakang malam mereka.
979 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 28 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
Birahi Liar istri Setia

Birahi Liar istri Setia

tanya Gilang setelah Radit duduk di jok belakang. “Belum juga… Tadi ngobrol, terus nunggu, terus ngelamun,” jawab Radit sambil menarik napas. Gilang melirik spion, “Kalau gitu, saya tahu tempat pecel lele enak deket-deket sini. Gak mewah, tapi sambelnya bikin nagih. Mau mampir dulu?” Radit langsung mengangguk. “Ayo lah, Bang. Saya yang traktir. Hari ini saya dapat temen ngobrol yang langka, masa gak saya kasih makan?”
918.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 587 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
Madu Pilihan Mertua

Madu Pilihan Mertua

cecar Rendra Degup jantung Maya berdetak lebih cepat, dia sudah curiga saat Rendra menghubunginya. Pasalnya, pria itu sangat jarang menghubungi Maya. Pria itu akan mengirimkan pesan terlebih dahulu bila ingin menghubungi Maya lewat ponselnya.
4.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
Juragan Sayur Tambatan Hatiku

Juragan Sayur Tambatan Hatiku

bisiknya. Elang tersenyum, lalu duduk di sampingnya. Di meja, Anisa dan Sumirah sudah duduk dengan piring-piring berisi pecel lele dan lalapan. Anisa tersenyum lebar ke arah Elang, mengabaikan kehadiran Arumi. “Mas, cobain deh. Aku bikin pecel lele. Resep turun-temurun dari ibuku,” kata Anisa dengan nada bangga.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang pecel madura
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status