Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

Darto mensedekap tangan di dada, posturnya yang tinggi dan gagah, menambah wibawanya, membuat orang tertekan, si sopir yang kecil itu semakin nampak tertekan “Sudah sepuluh tahun pak” jawab sopir itu lemah dan gemetar “tadi itu saat mau mengerem, entah mengapa kaki saya seperti ada tangan yang memaksa u untuk menginjak gas pak, sungguh pak saya tidak bohong, saya tidak ada niatan untuk menabarak mobil orang, saya juga yang rugi” cicit sopir itu lebih lanjut deng bibir bergetar.
9.882.4K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Ahli Waris

Ahli Waris

Dengan segera aku memasukinya. “Ke mana, Pak?” tanya sopir gendut melirikku dari kaca spion. “Rumahku, Pak,” jawabku membuat dia menggeleng. “Rumahmu di mana, Pak? Di kota ini banyak sekali rumah. Lha kalau aku harus nebak, mana bisa,” jawabnya ketus. “Rumah jalan istimewa, Pak.” Sopir itu semakin melotot. Dia mulai menekan pedal gas untuk melesat. “Jadi kamu itu Raden?” tanyanya membuat aku seketika menganggukkan kepala.
9.7418.6K viewsCompletedAdded to Library 14.2K Times as pelan pelan pak sopir
Show Reviews (125)
Read
+Library
Esi Apresia
Hai semua makasih yang sudah menunggu Mas Agus. Mulai besuk akan up setiap hari dua bab yaaaa. Selamat membaca dengan kisah perjuangan Agus dan Cinta dalam melahirkan ahli waris dan semua masalah rumitnya.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Read All Reviews
Jejak Cinta Bersama CEO Di balik Pintu kamar

Jejak Cinta Bersama CEO Di balik Pintu kamar

Seorang sopir turun dari kursi depan, berjalan cepat ke arah mereka. Wajahnya terlihat sedikit cemas. “Maaf telat, Pak, Bu. Tadi terhambat macet di jalan,” ucapnya sambil menunduk sopan. Evan mengangguk. “Tidak apa-apa,” jawabnya singkat. Sopir itu segera memasukkan koper Evan dan Ivy ke bagasi. Setelah selesai, ia membukakan pintu belakang.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Terpaksa Dimadu: Mengandung Benih Kakak Ipar

Terpaksa Dimadu: Mengandung Benih Kakak Ipar

“Sudah, tidak perlu repot-repot berterimakasih.” Rayana menatapnya kesal sekaligus malu. “Lain kali ... kamu bisa kasih aba-aba dulu,” protesnya. Sopir menyalakan mesin jeep. Suaranya kasar dan berat, jauh berbeda dari mobil yang tadi mereka kendarai—getarannya terasa sampai ke kursi. Perlahan, mobil itu mulai bergerak.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Istri Taruhan Sang Dosen

Istri Taruhan Sang Dosen

ucapnya sambil membukakan pintu untuk majikannya itu. "Huh ..." Alex menghala nafas sepanjang membuat sopirnya itu hanya bisa diam sambil melirik berkas yang di tangan Alex. "Kita cepat atau bisa sedang aja bawanya Pak?" "Kalau nggak macet cepat juga nggak apa-apa, tapi kalau macet santai juga ya udah," jawabnya yang dibalas anggukan oleh sopirnya itu.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

Dia malah menutup aplikasi pesan tersebut, dan meletakkan ponselnya di sebelah persneling mobil. “Aku ini kan seorang sopir, Dek. Sopir merangkap tukang ojek online. Masak masih tanya juga sih. Percaya sama Mas, kalau Mas ini orang baik-baik kok. Sama sekali nggak ada catatan kriminal,” sahut Bagas dengan senyuman manisnya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
 RITUAL GUNUNG KEMUKUS

RITUAL GUNUNG KEMUKUS

sahut Saimah segera. “Baik, Mbak. Tolong dipandu. Saya gak tau jalan daerah sini,” balas sang sopir yang diberi anggukan oleh Saimah. Mobil perlahan mulai meninggalkan tempat parkir. Tampak sesekali sang sopir melihat para penumpang satu per satu. Badrun yang sedari tadi melihat perilaku pria di sampingnya ini lalu iseng-iseng bertanya, “Bapak benar-benar tak merasakan apa pun saat kita berangkat tadi?”
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Dekapan Hangat Tiga Pria

Dekapan Hangat Tiga Pria

ucap Kaelix tenang pada sopirnya. Sopir itu sempat melirik melalui kaca spion, sedikit tercengang. “Baik, Tuan.” Kecepatan mobil pun benar-benar diturunkan. Lambat, sangat lambat. Kaelix menyandarkan punggungnya ke jok kulit, memejamkan mata sejenak. Namun senyum tipis di bibirnya tetap bertahan, seolah ia menikmati situasi itu.
1059.2K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Hatinya pun juga bertanya-tanya. ******************************** "Pak, tolong anyar saya ke alamat ini, ya!" pinta Si Ibu kepada sopirnya, seraya menyodorkan hapenya. Pak sopir menerima hape itu, melihat alamat mana yang di maksud. Dengan sangat teliti, Pak Sopir membaca alamat yang akan ia tuju. Kemudian mengulas senyum tipis. Karena Pak Sopir tahu alamat itu. "Owh, siap, Bu! Nggak jauh dari sini," balas Pak Sopir. Si Ibu menganggukkan kepalanya, seraya membalas senyuman Pak Sopir.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

“Kalau saya ingin ke bulan... Bapak bisa mengantar saya ke sana?” Pak sopir tertawa ringan. “Itu bisa diatur, asal bayarannya cocok.” Namun, tawanya terhenti tiba-tiba karena bunyi notifikasi di ponselnya. Ia melirik sekilas, lalu seperti mesin yang diprogram, ia mulai menginjak pedal gas dalam diam. Mobil mulai bergerak perlahan. Elara mengernyit. “Eh... kita mau ke mana?” tanyanya bingung karen belum menyebutkan tujuan.
1049.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pelan pelan pak sopir
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status