Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Seadanya

Seadanya

Cibir buk juli Erika melihat ikanbelanjaan yang diambil, lagi - lagi benar kata buk juli mungkin tak akan cukup jika nenek sudah tinggal disini dengan porsi yang sebelumnya. Meski ikannya bisa dibagi tiga itu pasti terlalu kecil jadinya. "Yah ka, nih tambah lagi satu ekor ikannya". Bu ida menambahkan satu potong ikan lagi kebelanjaan erika.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Srettt Tiba-tiba, Piring yang berisi ayam bakar yang berada di dekat kursi kosong tiba-tiba bergerak secara perlahan ke depan Pak Budi, bersamaan dengan kopi pahit yang dia pesan juga teh manis yang sama-sama bergeser secara perlahan ke arahnya. Pak Budi tampak tidak takut akan hal itu, seperti sudah terbiasa dengan kejadian yang seperti itu. Pak Budi hanya mengangguk dan mengambil makanan yang kini mendekatinya. Makanan yang sudah dia santap kini habis tak bersisa, menyisakan makanan yang tadi bergerak ke arahnya dengan kondisi utuh di atas meja. Ammm
10126.0K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as sedikit demi sedikit
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Read All Reviews
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Dengan Lembut

Dengan Lembut

Bela mengikuti arah pandang Sarah lalu balik memandang Sarah "Ya?" jawab Bela ragu-ragu dengan suara pelan. "Aku mohon," Sarah berbicara dengan pelan dan hampir berbisik. Ini membuat Bela semakin bingung dan merasa tidak nyaman. "kalau ada yang tidak kau mengerti tolong bertanya kepadaku dan jangan kau pikirkan sendiri . Jangan bertanya kepada Dina dan tidak mengambil keputusan sendiri. Apa kau mengerti?"
7.42.6K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

' Tulis Ani di pesan kedua yang diterima Riki. Riki pun menghela napas lalu mengembuskan lagi secara perlahan-lahan. Dadanya pun semakin naik turun, tangannya jadi grogi sewaktu mengetik jawaban pertanyaan yang dilemparkan oleh Ani. Tiba-tiba saja, dia jadi tak bisa mengetik. Aneh! Satu kata, hapus, satu kata, hapus, dan seterusnya seperti itu. Dia pun jadi diam sambil memandang layar ponsel yang sudah menyala.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Perlahan tapi pasti, semua itu akan terkuak dengan sendirinya, tak perlu menunggu siap, tak pula mengharap aman dan nyaman setelahnya. Dengan perut membuncit, Asih mendekati Bayu dengan sepiring buah potong yang masih segar. Wanita itu duduk di tempat yang sama, namun tetap memberi jarak. Piring yang beradu dengan meja kaca, menciptakan suara yang sedikit memecah keheningan. Tanpa banyak kata, Asih tersenyum dan mempersilakan Bayu untuk menikmati makanannya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Pengantin Pengganti Duke Dillard

Pengantin Pengganti Duke Dillard

"Aku tidak tahu caranya." "Mulai dengan hal kecil. Makan satu suap. Tidur satu jam. Jalan satu langkah. Perlahan akan jadi lebih mudah." Dia berdiri. "Sekarang makan sup itu. Satu mangkuk. Untuk Duke. Untuk diri sendiri. Untuk saya agar tidak dihukum Duke jika ketika pulang nanti Duchess semakin kurus." Aku ambil mangkuk dengan tangan gemetar. Suap satu sendok. Hangat turun ke tenggorokan.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Terbongkarnya perselingkuhan suamiku

Terbongkarnya perselingkuhan suamiku

Cacing di perutnya seolah menolak makanan lezat itu. Demian menarik napas panjang dan melempar wajahnya ke arah lain. Berusaha mencari kalimaat yang cocok untuk teman barunya. "Aku tau itu sulit, tapi percayalah! Semua akan berjalan dan baik-baik saja tanpa kau sadari," ucap Demian.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Gimana apanya?" Kulirik Salsa mendengkus. Sambil tetap berjalan meninggalkan kelas, kami melanjutkan obrolan singkat ini. "Lo selese?" Aku menggeleng. "Kurang dua." "Gilak. Beneran? Keren amat lo, Run." "Bekal nekat itu. Bodo amat yang gue tulis cuman jawaban sejuta umat. Kayaknya anak SMA aja lebih banyak tau dibandingin gue."
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as sedikit demi sedikit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status