Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Binatang malam, mulai dari jangkrik hingga burung-burung malam yang tak dikenal namanya, tak henti-hentinya bersahutan, seolah berharap agar Wulan menjadikan malam pekat itu penuh warna. Seiring berjalannya waktu, Heru mulai menggeser jemarinya yang melingkar di leher Wulan. Ia menuntun jemari itu untuk menjelajah ke arah bawah. Menelusuri setiap lekuk tubuh istrinya yang masih terbungkus kemeja biru tua.
187 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Cahaya itu tidak memancar keluar, tetapi terpusat, membentuk sebuah pilar vertikal yang menyorot Chen Long. Dalam cahaya itu, gambar-gambar mulai terbentuk—bayangan yang samar dan cepat. Sebuah kuil gelap... seekor serigala emas yang terluka... sebuah puncak gunung yang menggantung di awan... dan kemudian, yang paling jelas, wajah Wu Meiling, tapi bukan wajah yang sedih, tetapi wajah yang penuh dengan kekuatan dan kepercayaan diri, duduk di atas singgasana yang terbuat dari cahaya bulan, memandangnya dengan kasih sayang yang dalam namun jauh.
618.4K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

Aku rasa laki-laki berengsek di hadapanku ini sudah bisa membaca situasi yang sebenarnya. “Melakukan apa?” tanyaku pura-pura bodoh. “Mancing aku setiap malam, tanpa mendapatkan kepuasan.” “Kan aku lagi datang bulan,” kataku masih pura-pura bodoh. “Oke. Terhitung dari malam pertama sampai hari ini, brarti malam ini kita bisa bergulat sampai pagi di ranjang “kan?” Diran merapatkan diri pada tubuhku dan menggiringku hingga jatuh di atas ranjang dengan tubuhnya di atas tubuhku.
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 591 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Sial! Gerakan tangkisnya begitu cepat! Tak bisa aku mencuri kesempatan untuk meremukkan tulang rusuknya. Tenaga dalamnya begitu cepat mengalir ke telapak tangannya, membuat kulit tanganku terasa panas sekali mendapat tangkisan telapak tangannya!" Selendang Maut mengambil posisi duduk di antara tiga dahan yang berjajar mirip balai-balai kecil. Punggungnya dipakai bersandar pada dahan besar lainnya. Sementara itu, Peri Malam pun merasa perlu sedikit santai, ia duduk dengan satu kaki berjuntai dan satunya lagi menapak di salah satu dahan. Punggungnya yang bersandar di bagian batang utama pohon itu. Ia memetik segerumbul buah yang mirip duku itu dan memakannya dengan menyipit-nyipitkan mata kar
1028.4K viewsOngoingAdded to Library 796 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Di ujung tegukan, dia lantas bertanya pelan, “Bagaimana malam itu?” Cangkir di tangan Permaisuri Liao agak bergetar sesaat. Tangannya yang lain—yang tersembunyi di balik meja—perlahan mencengkeram kain jubahnya sendiri. Dia tidak tahu harus menjawab apa, karena jawaban apapun hasilnya tidak ada yang beres. Semua karena pada malam itu, Permaisuri Liao tidak 'tidur' dengan Kaisar Han Xiao Se, melainkan dengan seorang jenderal bintang tiga.
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 376 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan

Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan

Lian Fengjue membantu Mei Anqi berbaring dengan nyaman. Sudut mata persiknya memerah menahan nafsu, hanya melihat bahu putih wanita suci-- tubuh bagian bawahnya membumbung tinggi dari balik pakaian. “Selamat malam, wanita suci.” “Selamat malam, Ah Jue.” Lian Fengjue tidak berani berbaring telentang karena takut benjolan tubuh bawahnya menembus lapisan selimut. Jadi ia berbaring miring.
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 446 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Setelah dibuat lemas terpantul-pantul seperti boneka mainan, ini adalah malam pertama Anelies tidur dengan lengan pria terus melingkari pinggangnya. Anelies tidur meringkuk membelakangi Pangeran Serkan yang memeluknya dari sisi belakang. Mereka masih sama-sama telanjang, bergelung dalam satu selimut dan Anelies tidak berani bergerak. Sedikit saja Anelies bergerak maka telapak tangan Pangeran Serkan juga akan kembali ikut bergerak meremasi buah dadanya. Rasanya memang tidak sakit tapi Anelies takut tiba-tiba pria itu bangun dan menerkamnya lagi.
9.9978.8K viewsCompletedAdded to Library 38.2K Times as pelukis malam manhwa
Show Reviews (109)
Read
+Library
Nia
cerita jemyadam ga pernah ada yg gagal.. bagus semua.. penulisannya juga enak dibaca.. karena ceritanya saling berhubungan kita jadi kadang dibuat ikutan reuni antar tokohnya ...... seru banget pokonya.. nemu novel jemyadam kayak nemu harta karun.. kemana aja aku selama ini br ketemu novel sebagus ini
jeny jodoh albany
gereget sumpah karya mu author jem,sumpah GK ketebak,tp selalu bikin penasaran Uda aku ikutin semua season,dan tamatin bacaan lain,semua top n keren,tp sejauh ini,plg fav aku kisah Brandon Lily,Albany Jeny,Tobias Sanaz n Gerald Emily,uhh keren bgt..,GK sabar menantikan kisah anak2 Jeremy,Jared yglai
Read All Reviews
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Leo mendengarkan lalu tersenyum ringan, berjalan perlahan ke sisinya, mengulurkan tangannya untuk menyentuh wajahnya, dan menggigit telinganya. Liana hampir melompat. Leo menahannya, tiba-tiba mendorongnya ke dinding, dan kemudian menekannya ke dinding dengan erat menggunakan tubuhnya, menundukkan kepalanya di telinganya, dan berkata, "Apa kamu tidak ingin tahu siapa Dewa Malam itu?" Liana terkejut dan menatapnya dengan keterkejutan di wajahnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
WANITA PENAKHLUK MALAM

WANITA PENAKHLUK MALAM

ucap Fany setelah sadar dari buain Caren. “Nanti saja sayang, lagi seru main ini,” tolak Caren yang sedang asik memainkan kedua gunung kembar milik kekasihnya. “Tapi sayang, aku ingin minum,” ucap Fany lagi. Caren pun mengalah, mereka benar-benar pesta minum malam itu. Hingga hampir tidak sadarkan diri. "Aku sudah tidak tahan sayang, kamu juga sudah basah. Aku masukin yaa. Tahan ya sayang," ucap Caren di sela nafas gemuruhnya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
Malam Terlarang Bersama Paman

Malam Terlarang Bersama Paman

Ah, rasanya tidak mungkin, karena nyatanya Deven hadir sebagai hasil dari kejadian malam terlarang itu. Sembari melangkah menjauh dari apartemen Adrian, Nada sudah tak bisa menahan air matanya untuk tidak lolos dari pelupuk mata. Setelah beberapa tahun Nada berhasil untuk tak meratapi kejadian malam itu. Kini Nada kembali menangis, rasa sesak didadanya kini sukses membuat wanita itu jatuh kedalam kenangan kelam yang memaksa untuk kembali diingat. Di dalam apartemen Adrian mendesah, sambil menyugar rambutnya kasar.
9.853.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pelukis malam manhwa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status