Suami Warisan
sahut Rengganis, “aku rasa diantara mereka ada yang pacaran. Jangan sampai rumah ini dijadikan tempat mesum!”
Narendra tersenyum, “Tidak, mereka tidak akan masuk. Para pemuda itu hanya bertugas mengantar, mereka juga muridku.”
“Murid?”
Narendra mengangguk, “Ya, mereka murid kelas Pencak Silat. Saya mengajari mereka Pencak Silat setiap minggu.”
Lagi-lagi Narendra membuatnya terkejut. Rengganis memandang para ABG itu tidak percaya, mereka semua kurus kerempeng, sama sekali tidak ada tampang jago bela diri.