Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Ia menyeringai sambil memandangku dan putranya bergantian.
"Oh aku percaya kok, Ma, kemarin itu ga ngambek cuma pengen merenung sendiri aja," jawabku, tak berselang lama ibu membawa semangkuk besar pentol yang sudah dimasak, lengkap dengan jus buah buatannya.
"Silakan dicicipi, Bu, ini buatan Amira," ucap ibu dengan sopannya.
"Saya sudah sering cicipi ini, Satria 'kan suka nyetok di rumah, rasanya emang mantap, calon menantu saya ini memang pinter," sahut Mama Rosa sambil memasukkan pentol ke dalam mulutnya.