Tergoda Pesona Ibu Mertua
Aku tertawa kecil, "Mama sudah ketagihan ya, tenang saja sekarang jadi milik kamu. Ayo sayang buka mulutnya lebar-lebar, kulum sayang!"
Dia langsung membuka mulutnya, tapi hanya bagian kepalanya saja yang bisa dia kulum. Mulutnya begitu mungil, dia sampai menganga lebar ketika menikmati benda pusakaku. Aku memegang kepalanya, membantunya agar masuk lebih dalam. Tapi ternyata dia malah tersedak, benda pusakaku terlalu besar.
"Maaf sayang, enak banget mulut kamu. Ayo sayang hisap lagi, jangan kena gigi ya!"