Ibu Susu Polos Pak Boss
Namun, nama yang berkedip di layar membuatnya langsung duduk tegak.
"Mama?" ucapnya dalam hati.
“Ya, Ma…” Leo mengangkat telepon, suaranya masih serak.
Di seberang sana, suara ibunya sudah segar untuk jam sepagi ini. "Leo! My son! My darling! Mama dapat undangan dadakan akhir minggu ini... Mama mau ke Brazil. Karnaval Rio de Janeiro. Mama belum pernah lihat, Leo..."
Leo yang masih menyisakan bayangan wajah lelah ibunya saat pesta kemarin spontan menolak.