Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

Ia merasa tidak enak juga pada orang yang ada di sebelahnya ini, karena ia juga sudah mau bertanggungjawab. "Nama saya Kalila, ini kartu nama saya. Kalau ada apa-apa dengan kamu ke depannya, kamu bisa hubungi saya ke nomor telepon yang tertera di sana. Kamu juga bisa langsung datang ke boutique saya," saran Kalila. Ia memberikan kertas persegi panjang itu pada Thalisa. "Oh ya, untuk motor kamu sudah saya bawa ke bengkel. Mungkin butuh waktu tiga sampai lima hari motor kamu bisa pulang ke rumah," sambungnya. Kali ini ia tersenyum lepas, tidak ada ekspresi yang mengerikan terpampang di wajahnya.
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Bahkan dengan santuy-nya Mahyudin percepat langkah kakinya, sampai terguncang-guncang badan Miko di punggungnya. Tubuh gadis mungil ini begitu ringan bagi Mahyudin. Begitu tiba di rumah kakek Kurawa, si kakek yang baru datang dari kebun langsung sapa Miko dan bertanya ada apa. Miko cerita penyebabnya, kakek Kurawa lakukan pemijatan perlahan dan saat itu Mahyudin senyum sendiri, wajah Miko mengingatkannya dengan pemain dewasa Jepang, cantik dan imut serta mungil, tingginya hanya 158 centi meteran.
1049.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Penguasa

Pesona Sang Penguasa

"Jadi Bastian, maukah kau berbicara sedikit?" tanya seorang perempuan berwajah lembut, dengan suara yang sama lembutnya. Sayang sekali, Bastian malah menggeleng dengan keras. Dia bahkan membuang muka dan lebih memilih untuk memeluk boneka kelinci yang baru-baru ini menjadi mainan kesayangannya. "Bonekanya sangat menggemaskan, dari mana kau mendapatkannya?" Tidak berhasil saat bertanya secara langsung, perempuan paruh baya tadi memilih untuk bertanya hal lain lebih dulu.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Tentunya kehadiran Jenia menarik perhatian semua tamu undangan, tanpa terkecuali. Selain Angeline Donsu dan Gina Mamahit yang memiliki kecantikan luar biasa, masih ada satu lagi wanita tercantik di kota Aston. Dia adalah cucu perempuan pertama keluarga PongohーJenia Pongoh. Orang tua Jenia adalah Adam Pongoh dan Melissa Francis yang berkebangsaan Venom.
9.533.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pendosa kecil90
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Zoya Dmitrovka
Welcome, Zoyaliciouz! Welcome to my 4th book on GoodNovel Indonesia! Seperti biasa, world building buku ini buatan sendiri. Karena memang basic-nya Zoya penulis fantasy. Ada dua buku pertama Zoya menggunakan dunia nyata. Klik saja profile Zoya! Btw, thank you for reading :⁠^⁠)
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Dia langsung melihat Kevin dengan tatapan campur aduk: sedikit kesal, sedikit bingung, tapi juga ada rasa ingin tahu yang nggak bisa dia sembunyikan. “Kevin, apa-apaan sih kamu ini?” ujar Lidya, suaranya sedikit serak. Dia berusaha menarik tangannya, tapi genggaman Kevin cukup kuat, namun tetap lembut. Kevin cuma tersenyum kecil. Senyum yang kini tanpa ada sedikitpun niat terselubung. Dari balik selimut biru itu, ia mengeluarkan sesuatu yang membuat Lidya terpana. Seekor anjing kecil berbulu halus, Mini Pom berwarna krem, mirip bola kapas berjalan yang hidup. Anjing itu lucu banget, langsung menggoyang-goyangkan ekornya dengan riang, menjilati jari-jari Kevin seolah minta perhatian.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Rungan ini terbilang cukup luas. Eka bergumam pelan sambil melihat-lihat daftar buku yang berjajar rapi di sana. BRUK! Tanpa sengaja, Eka bertabrakan dengan seseorang. Memiliki paras tampan, tinggi 170 cm dan putih. "Maaf," kata Eka spontan, sesaat setelah menabrak pemuda itu. Eka pun mendongak, dilihatnya pemuda tersebut. Ternyata ia pemuda yang sama, yang beberapa saat lalu dibicarakan oleh para gadis.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Lucu sekali. Kami berjalan bergandengan tangan, entah Sejak kapan tangan kami bertautan. Rasanya nyaman. Lebih nyaman ketika menggandeng tangan kak Ilham. “Bonekanya berapa, Bu?” tanyaku sambil menunjuk boneka panda. “Kalau yang besar itu Rp.100.000, kalau yang kecil kayak gini cuma Rp.30.000. Yang harga 100 itu bahannya bagus Mbak, dijamin awet sampai punya anak.”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Ponakan Kecil
Baca
+Pustaka
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

"Badanmu ini kecil, mungil seperti bocah. Tapi kenapa dadamu bisa sebesar ini? Bahkan bokongmu... kau sangat berisi. Kau benar-benar semok, Sayang. Sangat enak untuk dipeluk dan dimakan." Wajah Sisi terasa seperti terbakar. "KAK KENZO! MULUTMU!" "Apa? Aku hanya memuji aset milikku sendiri," balas Kenzo tanpa dosa. Ia meremas pelan bagian depan Sisi, membuat Sisi memekik kecil. "Kau benar-benar membuatku gila. Bagaimana bisa ada makhluk seksi yang terperangkap dalam tubuh kecil begini?"
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Sugar Baby

Mendadak Jadi Sugar Baby

Gadis kecil itu mendongak dengan mata bulat yang penuh rasa ingin tahu. "Om om, dede bayinya mana? Rena mau kasih boneka ini," tanya Rena sambil mengangkat sebuah boneka beruang kecil berpita biru yang ia peluk sejak tadi. Revan berlutut di depan Rena, ia mengusap rambut gadis kecil itu dengan lembut. "Dede bayinya masih bobo di dalam kamar khusus, Sayang. Namanya Kenzo. Tapi Rena belum boleh masuk ke sana, soalnya Kenzo lagi butuh istirahat di dalam kotak kaca biar cepat besar."
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 992 kali sebagai pendosa kecil90
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status