Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Baru : Permaisuri Kejam di Dunia Modern

Kehidupan Baru : Permaisuri Kejam di Dunia Modern

Valerie juga memberikan pendapat ketika menemukan bagian dialog yang terasa kurang natural. "Menurut saya, kalimat ini bisa dibuat lebih sederhana," ujar Valerie. Ethan melihat bagian yang ditunjuk Valerie. "Oh ya, Emang kenapa?” "Bukankah kalau karakternya sedang marah, rasanya terlalu panjang kalo dia bicara seperti itu? Lebih masuk akal jika dia langsung mengatakan inti masalah kan, Pak?" Ethan membaca ulang dialog tersebut. "Uhm... bener juga. Kalo begitu, besok kita sampaikan ke Pak Roland."
10921 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

"Bagian Parenthetical ; keterangan aksi atau ekspresi yang dituliskan dalam skenario dan harus dilakukan oleh karakter ketika mengucapkan dialog tidak perlu kau ucapkan. Cukup kau lakukan. Dan, yang tertulis nama karakter ini.. baru kau ucapkan. Paham?" "Ah.. begitu. Baiklah. Kita ulangi. Maaf." Diara mengangguk. "Mulai!" ucap Diara lagi. "Astaga. Apa yang kau lakukan?" ucap Darel. Dengan datar. Lagi-lagi, Mila tertawa. "Wah.. kau kelihatan bodoh, Darel," kata Mila. "Darel.. kalimat itu.. seharusnya kau ucapkan dengan ekspresi terkejut. Sudah tertulis di situ, kan?"
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Nathan mengangguk pelan. "Cepat juga." Beberapa menit pertama ia hanya membaca. Lalu alisnya mulai bergerak. "Pasal delapan..." “Kedua pihak wajib saling menghormati serta menjaga komunikasi yang baik.” Nathan mengetuk layar. "Hm." Ia mengubah kalimat itu menjadi lebih singkat. ‘Kedua pihak wajib menjaga sikap profesional dan saling menghormati.’
10774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Ariel menulis cepat. “Kurang bicara, bukan kurang cinta…” tulisnya sambil tersenyum tipis. Nathan berjalan pelan di depan panggung, menatap peserta satu per satu. “Dan saat bicara soal hubungan intim, komunikasi menjadi lebih penting lagi. Karena ini bukan tentang ‘siapa yang mendominasi’, tapi tentang bagaimana dua pihak memahami kebutuhan masing-masing tanpa rasa malu.”
9.3216.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai penulisan dialog yang benar
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Penyuka Novel
Ga berniat SPAM tp seriusan aku masih gagal move on utk baca novel2 lain.. re-reading lagi novel ini.. paling suka bagian ariel & nathan pas jadi dokter & murid. Begitu ariel udah pulang dari London, gaya tulisan author udah jadi beda. Tp tetep bagus..mungkin harus bikin season 2??
momominky169
Sebenarnya, masih banyak yang layak direkomendasikan buat genre dark romance. nggak tahu ini pertimbangannya apa. karena banyak seksnya doank? soalnya ya cowoknya plinplan dan menang nafsu aja. ceweknya juga bodoh. masa udah dewasa nggak tahu kalau ML berkali-kali tanpa kondom bisa hamil?
Baca Semua Ulasan
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dia duduk lebih dulu, lalu mengambil proposal Jingga yang tadi tergeletak di meja. Dan seketika wajahnya berubah. “Latar belakang kamu betele-tele. Paragraf pertama sampai ketiga isinya muter-muter. Intinya di mana?” Jingga mengerjap. “Kan saya jelasin dulu fenomenanya, Prof—” “Fenomena itu bukan curahan hati.” “Lho?” “Kamu pakai kalimat opini terlalu banyak. ‘Menurut penulis’,’penulis merasa’,’penulis beranggapan’... kamu sedang menulis skripsi bukan diary.”
1063.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Bahkan Vallent tak segan-segan mengirimi file dengan versi yang sudah ia coret-coret dengan sebuah aplikasi tertentu. ("Purple, elipsisnya diperhatikan. Gunakan kalimat efektif dan tidak perlu terlalu bertele-tele. Yang terpenting narasi dan dialogmu tersampaikan maknanya. Untuk dialognya, jangan pingpong. Ketik yang penting-penting saja. Hehe. Jangan disiksa terus tokoh utamanya. Nanti karma, lho, kata pembaca.") Kalista hampir terbahak.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia mencoba menulis ulang: “Keseimbangan telah tercipta.” Kalimat itu menambahkan sendiri: “Tapi belum semua didengar.” Salma yang melihat itu berkata, “Kita bukan lagi penulis cerita. Kita adalah dialog dalam cerita yang sedang menulis kita.” 6. Perdebatan Para Kalimat Di malam kedua, mereka mendengar gemuruh dari ruang aula. Bukan manusia. Tapi suara-suara kalimat yang berselisih.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Perbaiki Hidup Mama!

Perbaiki Hidup Mama!

“Hah? Ngomong apaan lo?” Catatan: Aku mencoba membuat konflik yang nyata di sini, tapi bahkan bagiku sendiri aku merasa kalau ini masih belum cukup. Juga aku minta maaf soal kata-kata yang diucapkan dalam hati oleh Liza (dan mungkin karakter lain) aku ketik dengan tanda petik seperti dialog biasa, karena tampilan tulisan miring di GoodNovel sedikit berbeda, menjadi lebih besar dan terlalu mencolok. Omong-omong terima kasih sudah membaca!
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Teman Tidur Suamiku

Teman Tidur Suamiku

Ilham memilih opsi simulasi dialog dengan tiga versi: lembut meyakinkan, faktual-tegas, dan campuran emosi-logika. "Buat tiga versi dialog, Nova. Sertakan poin-poin menenangkan untuk Ibu—keuangan, keamanan, dan komitmen jangka panjang." Hologram kecil Elia muncul di sudut proyeksi. Ilham membaca baris demi baris dan berlatih membawakan kalimatnya—menurunkan nada saat diperlukan, menambah jeda di tempat yang tepat. Nova memberi umpan balik real time. "Nada vokal terlalu tinggi pada kalimat kelima; coba lebih tenang." Ilham membetulkan intonasinya, mengulang sampai suara terasa natural.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Maha Dimensi

Maha Dimensi

Untuk BAB 14 dan seterusnya, dialog dalam hati akan memiliki tanda apostrop (') sebagai pembeda ucapan langsung dengan ucapan dalam hati. Sebenarnya, di BAB 1-13 ditulis dalam bentuk huruf miring, bagi Teman yang membaca via web akan terlihat jelas tulisan miring dan huruf tebal, tapi, untuk yang membaca dari aplikasi,tulisan miring tidak terlihat.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai penulisan dialog yang benar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status