Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Tentang satu email yang tak ia balas segera—dan betapa diam yang dipilih dengan sadar bisa lebih jujur daripada jawaban cepat. Pagi berikutnya, rapat lintas divisi berlangsung dengan dinamika yang berbeda. Bukan lagi monolog, melainkan dialog. Raina memperhatikan bagaimana orang-orang mulai saling menyela—bukan untuk menang, tetapi untuk menajamkan. Ada tawa kecil, ada perbedaan pendapat yang disampaikan tanpa takut. Ia menutup rapat dengan satu pertanyaan sederhana, “Apa yang perlu kita perbaiki minggu ini?”—dan pertanyaan itu tidak lagi menggantung.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Jawab siswa-siswi dengan kompak. “Bagaimana liburannya? Apakah menyenangkan? Saya ingin kalian menceriterakan liburan kalian diselembar kertas. Dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan kata yang tidak boleh disingkat. Pulpen tinta hitam dan tidak diperkenankan menggunakan tipeks. Minimal delapan paragraph, dalam satu paragraph terdiri dari enam kalimat dan dalam enam kalimat terdiri minimal 12 suku kata.” Semua siswa-siwi mengeluh. Ada apa dengan Ibu Tiffany? Adakah sesuatu yang mengganggu pikirannya? Sehingga ia seperti ini?
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

Dilla benar-benar menuliskan kata "putus" 'Dilla nggak mau aku lagi?! Pasti ini cuma lelucon. Mana mungkin Dilla nggak mau aku?!' Tangannya tanpa sadar membalik halaman itu, lalu merobeknya. Kemudian, dia meremasnya menjadi bola dan melemparkannya dengan jauh. Karena gerakannya itu juga, isi halaman kedua langsung terlihat. Ternyata itu adalah tangkapan layar percakapan yang dicetak, dimulai sejak Serena menambahkan Dilla sebagai teman.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
CEO Tunggal Kaya Raya

CEO Tunggal Kaya Raya

Daniel memikirkannya sejenak dan setuju, "Ya, Ma, aku rasa itu adalah ide bagus. Aku akan berusaha lebih baik lagi." Dari situ, Delia dan Daniel mulai menjalin komunikasi terbuka. Mereka membuat kesepakatan tentang jam pulang malam, pembagian waktu antara belajar dan bermain, serta saling berbagi tentang perjalanan masing-masing. Dialog ini membuka pintu untuk pemahaman dan kepercayaan yang lebih dalam antara ibu dan anak.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Ini enggak seperti yang kamu pikirkan. Setelah mengetikkan pesan, Wira memandangi barisan kalimatnya. Persis seperti dialog sinetron untuk adegan salah paham. Tapi dia memang tak tahu lagi harus mengatakan apa. Wira mengeklik tombol kirim dan buru-buru masuk ke rumah.
10820.4K viewsCompletedAdded to Library 21.3K Times as penulisan dialog yang benar
Show Reviews (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Read All Reviews
Suami Idaman

Suami Idaman

“Iya, iya. Aku patuh, bos.” Suasana sempat canggung sebelum salah satu kru memanggil untuk memulai take. Elvano mulai berdiri di posisi, sementara Nara berdiri di seberangnya, bersiap untuk adegan dialog. Aya duduk di kursi sutradara cadangan, lengkap dengan catatan kecil yang bertuliskan besar: > “ADEGAN YANG MENYENTUH = TIDAK HARUS PELUK-PELUKAN.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

Dengan tulisan yang berdiri tegak dapat dilihat jelas oleh semua orang. "Pokok permasalahan pertama yang menjadi tujuan penelitian ini adalah-," Drrt "Maaf atas keteledoran saya, Pak,"ucap Diana menunduk dalam saat ponselnya berbunyi. "Berdasarkan SOP, Anda tahu apa yang terjadi bukan,"ucap Dhito tegas membuatku mengangkat tangan. "Maaf menyela dan ikut campur. Nona Diana memang telah melanggar SOP. Tapi dia masih berhak berada disini melanjutkan diskusi. Mungkin saja ada panggilan mengenai perusahaan yang penting,"ucapku.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Ia mulai membaca dialognya, tetapi suaranya datar, matanya kosong. Adit membaca dengan kaku dan masih merasa gugup. Malu. Tak percaya diri. “Bajingan! Ini tidak bisa percaya. Mereka... mereka seharusnya melindungi hukum. Bukan melanggar.” Rendra menghentikannya dengan lembut. “Cut mas. Itu masih terlalu reading, Mas Adit. Terlalu membaca. Coba buang naskahnya sebentar. Lebih rileks. Coba hilangkan perasaan sedang ditonton. Lebih bebas lagi. Hilangkan perasaan harus bagus. Ikuti perasaan saja. Itu merespon naskah. Bukan sekadar mengucapkannya...”
10595.3K viewsCompletedAdded to Library 22.0K Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Gairah Cinta Tak Memandang Usia

Gairah Cinta Tak Memandang Usia

Begitu pun dengan Pram. Setelah sepuluh menit saling menulis, akhirnya mereka bertukar lembar. "Ladies first," ujar Pram mempersilakan Rachel untuk membaca tulisannya. 1. Pihak kedua wajib menuruti semua perkataan pihak pertama. Rachel mengernyit ketika membaca tulisan pertama. "Pihak pertama saya?" Pram menggeleng. "Tentu saya." Rachel menggeleng. "Saya enggak satuju."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Isinya buatan sendiri. “Oke. Kita buat menjadi tiga babak pertama adalah kalimat pembuka yaitu permintaan maaf dan sapaan lembut. Kedua adalah bagian tengah yaitu penyesalan dan kilas balik kenangan. Dan terakhir adalah penutup yaitu janji, pelukan, dan tangisan terkontrol.” Awan mengangguk penuh semangat sambil mencatat di batu tulisnya. Dimas yang tadinya diam, akhirnya ikut membantu.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as penulisan dialog yang benar
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status