Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Ariel menulis cepat. “Kurang bicara, bukan kurang cinta…” tulisnya sambil tersenyum tipis. Nathan berjalan pelan di depan panggung, menatap peserta satu per satu. “Dan saat bicara soal hubungan intim, komunikasi menjadi lebih penting lagi. Karena ini bukan tentang ‘siapa yang mendominasi’, tapi tentang bagaimana dua pihak memahami kebutuhan masing-masing tanpa rasa malu.”
9.3221.6K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as ciri ciri dialog
Show Reviews (26)
Read
+Library
Penyuka Novel
Ga berniat SPAM tp seriusan aku masih gagal move on utk baca novel2 lain.. re-reading lagi novel ini.. paling suka bagian ariel & nathan pas jadi dokter & murid. Begitu ariel udah pulang dari London, gaya tulisan author udah jadi beda. Tp tetep bagus..mungkin harus bikin season 2??
momominky169
Sebenarnya, masih banyak yang layak direkomendasikan buat genre dark romance. nggak tahu ini pertimbangannya apa. karena banyak seksnya doank? soalnya ya cowoknya plinplan dan menang nafsu aja. ceweknya juga bodoh. masa udah dewasa nggak tahu kalau ML berkali-kali tanpa kondom bisa hamil?
Read All Reviews
KESEMPATAN KEDUA PUTRI FIGURAN

KESEMPATAN KEDUA PUTRI FIGURAN

kata Meira sambil menganggukkan dagunya ke arah kerumunan. Crystal melirik ke sana, lalu mengangguk. "Mungkin." Dibandingkan orang-orang di barisan depan itu, dia hanyalah pendatang baru yang paling tidak dikenal. Satu-satunya hal yang benar-benar dia miliki hanyalah kemampuan aktingnya. Dia terus mengatakan pada dirinya sendiri agar tidak gugup. "Crystal, mau baca dialognya sekali lagi?" tanya Meira cepat ketika melihat beberapa orang di sana sedang menghafal naskah.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Get Pregnant

Get Pregnant

Ketika asisten di sebelah sutradara Marlen melihat Caca masuk, dia segera berjalan ke arahnya dan menyerahkan selembar kertas, "Ini dialognya, baca dulu, Anda punya waktu tiga menit untuk bersiap." Caca mengambil selembar kertas itu, dengan tangannya gemetar. Melihat betapa gugupnya Caca,asisten tersebut hanya mampu menggelengkan kepalanya, ia tidak yakin Caca akan lolos. Caca mencoba mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya dan mulai menghafal baris-baris kata di atas kertas. Tidak banyak kalimat di dalam skrip dialog, dan tidak ada deskripsi adegan, jadi Caca harus menggunakan akalnya sendiri untuk mendalami skrip.
9.5112.5K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

“Mau kemana putri? Kita belum selesai berdansa.” Fikri mengucapkannya terbata-bata, antara yakin atau tidak. Apakah itu, dialog yang harus dia ucapkan atau tidak. Safira mencoba bangkit, dan high hillnya tidak copot dari kakinya, seharusnya ketika dia jatuh high hill itu terjatuh sebelah. Melihat adegan demi adegan telah berantakkan, Fikri berinisiatif untuk memberitahu gadis itu, melewati dialog tambahan. Fikri meraih tangan Safira yang sudah berdiri.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Unperfect Husband

Unperfect Husband

Bibirnya membentuk bulan sabit saat membaca pesan tersebut. ‘Apa ini bentuk kekhawatiran? Atau justru basa-basi dari seorang pria?’ Caraline menyimpan kembali gawai setelah membalas pesan Diego. Saat akan membuka laptop untuk memeriksa kembali laporan, benda pipih itu kembali berbunyi. ‘Sepertinya aku harus belajar untuk mencari topik obrolan yang bagus. Bisakah kau merekomendasikan buku atau laman website yang cocok untukku? Atau maukah kau mengajariku secara langsung?’
1047.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as ciri ciri dialog
Show Reviews (59)
Read
+Library
Ramdani Abdul
Halo, author ingin mengabarkan jika cerita ini sudah tamat di bab 254. Terima kasih kepada semua pembaca yang sudah mengikuti perjalanan Caraline dan Deric hingga ke titik akhir. Semoga kita bisa kembali bertemu di cerita manis lainnya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Dia memutuskan bermain dengan kalimat pria itu. “Mungkin saja. Lalu apa yang kau punya?” Dio tersenyum. Rasanya ada yang menggelitik perutnya untuk tersenyum lebih lebar namun berhasil ia tahan. “Sejarah Trikula. Kamu ingin tahu tentang itu, kan?” Lily melempar tatapan mengejek. Itu memang lumayan membuatnya penasaran namun tak sampai menjadi informasi yang menguntungkan. Melihat itu Dio merasa tartantang.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Sebenarnya dia menggerutu mengapa aku bangkit lagi, tetapi kubilang padanya, “Kita mungkin bisa bertemu musuh yang kemampuannya tidak kita tahu. Aku takut kita bertemu musuh yang punya kemampuan penyamaran. Maksudku, setelah kita terpisah satu detik, mungkin aku yang datang padamu bukan aku yang asli—aku tahu mustahil menipu kita saat aku bisa merasakan posisimu yang asli. Tapi kita tidak bisa lengah. Bagaimana kalau kita buat kode khusus yang jawabannya hanya kita tahu?” “Boleh.” Dia masih kecewa aku bangkit dari tidur. “Pikirkan saja.” “Kurasa lebih bagus kalau kode khususnya hal yang kelewat normal.” “Seperti kebiasaan kita?” “Mungkin begitu. Kalau kita buat dialog khusus rasanya terlalu
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

"Belum. Sedang mencari seseorang yang bisa aku ajak berbagi... hanya sebatas hubungan ranjang. Sama-sama saling memuaskan. Tak lebih..." Aku sungguh dibuat heran lagi. Dari mana dia mendapatkan narasi semacam itu? Dialog ini terasa natural, mengalir, seperti sungguhan. Tapi... Dinda cukup sering membaca novel di ponselnya. Menonton drakor. Mendengarkan curhatan teman-teman kantornya. Mungkin dia menggunakan salah satu referensi itu. Dan yang lebih aneh lagi, ini terlalu kebetulan; Ibu Claudia yang sesungguhnya juga semacam itu. Jika aku tidak salah tangkap waktu dia curhat saat pelatihan dulu, situasinya nyaris mirip.
1034.2K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

ucapnya dengan maksud lain bahwa Diana banyak berbicara. Diana tersenyum simpul, "Inilah yang membuat kami berbeda. Pine adalah anak yang tertutup, dia jarang berbicara, dan lemah. Sedangkan aku anak yang ceria, banyak berbicara, dan kuat. Mungkin bisa dibilang kami saling melengkapi.” ***
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

"Maaf Bu, bisa diulang pertanyaannya?" Tawa kecil terdengar dari beberapa teman sekelas. Firman ikut menoleh ke arahnya dengan senyum jahil, membuat Diana semakin gugup. Bu Indah menggeleng sambil tersenyum maklum, kemudian mengulang pertanyaannya tentang unsur intrinsik dalam cerita pendek. "Unsur intrinsiknya ada tokoh, alur, setting, tema, dan amanat, Bu," jawab Diana dengan suara pelan. Meski gugup, dia masih bisa menjawab dengan benar.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as ciri ciri dialog
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status