Penyihir Terhebat di Dunia Lain
Anihanada dering teleponsuara telepon berderingbaca novel when the phone rings sub indotelepon mamaku
'Dasar Pangeran Ketiga ini, selalu saja sikapnya seperti ini,' kata Azura di dalam hati.
Tiba-tiba perasaan aneh menyeruak memenuhi hati Azura. Rasa lelah dan jenuh yang sebelumnya, terasa lenyap saat melihat senyum dan semangat Elenio.
Azura menggelengkan kepalanya lalu berdiri. "Heh? Kau pikir mereka bisa memojokkanku? Humph. Aku adalah penyihir terhebat di muka bumi!" Ujar Azura sambil berdiri dan bertolak pinggang memamerkan jubah penyihirnya.