Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinderella Milik CEO

Cinderella Milik CEO

Mungkin Ella bukan lagi sendiri, tapi ia sangat sendiri. Ella kembali mengamati isi ruangan ini hingga matanya kembali terkunci di satu titik. Sebuah kanvas kosong yang berdiri kokoh karena disangga penyangga kayu. Di depan kanvas terdapat kursi kayu panjang yang diatasnya ada berbagai macam alat tulis dan lukis yaitu pensil, bolpoin, spidol, cat warna dan yang lainnya. Namun Ella lebih tertarik dengan pena bulu merak yang harus dicelupkan ke tinta dulu baru bisa digunakan untuk menulis.
9.527.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Mantan, Balikan Yuk!

Mantan, Balikan Yuk!

Tiga Bulan Berlalu Nuri menguap lebar di depan kertas sketsa yang sejak pagi ia corat-coret, tetapi tidak menemukan kecocokan pada design gaun pesta tersebut. Sudah sejak lama Bu Celine memintanya menggambar menggunakan tablet atau laptop, tetapi karena ia tidak mahir dengan dua alat itu, ia hanya menggunakan pensil khusus dan juga kertas gambar untuk membuat design.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Ruangan itu dipenuhi warna-warni yang hangat dan nyaman. Dindingnya penuh dengan lukisan hasil karya Sisi: bunga, matahari, rumah kecil, dan wajah-wajah tersenyum. Ada juga satu sudut ruangan yang dikhususkan untuk peralatan lukis—cat air, kuas, pensil warna, dan kertas berserakan di atas meja kecil. Sisi duduk bersila di atas karpet berbentuk awan, menggambar sesuatu dengan serius. Melihat Fikri masuk, dia langsung tersenyum lebar, "Ayah, lihat! Ini Bibi Chelsea!"
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Ramah tersenyum pada Ivy dan Matteo. "Saya ingin membeli perlengkapan melukis." Matteo langsung membelalak, saat mendengar apa tujuan Ivy pergi ke toko itu. "Kau membeli apa?" "Semuanya yang lengkap." Tidak menghiraukan Matteo, Ivy justru menjawab pertanyaan dari pelayan toko, dan terus menyebut apa saja yang ingin dibeli di situ. Ivy membeli paket lengkap, mulai dari buku sketsa, pensil, krayon, sampai kanvas, pisau palet, palet, cat minyak kuas dan easel.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Malahan justru mengganggu dirinya belajar. "Kamu mau warnain?" tawar Ana "Mau!" Melisa berseru senang. Ana tertawa melihat betapa semangatnya Melisa. Ia membongkar lemari khusus yang di penuhi perlengkapan mewarna miliknya. Hampir seluruh alat mewarna ini di belikan Satria. Dan sudah bertahun-tahun tidak di pakai. Melisa menyambut alat mewarna itu dengan riang. Ana membiarkan Melisa berimajinasi dengan gambar-gambar dan warna. Lalu tenggelam kembali dengan buku pelajarannya.
9.9317.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai peralatan melukis
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Suriati Ramly
saran saya thorrr..kalau gak mahu update banyak² bab..jalan ceritanya jangan mutar mutar dong.kepanjangan jalan ceritanya.updatenya kelamaan dan babnya hanya sedikit membuatkan pembaca bosan menunggu kelanjutan cerita kapan selesainya...
Diana Ramly
yuda sepertinya ada rahsia ya.sangat mencurigakan tingkah lakunya.apa harus dinar hadapi lagi perselingkuhan dari suaminya setelah tunangannya?kalau iya memang kejam apatah lagi yang kedua ini suaminya.
Baca Semua Ulasan
Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju

Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju

Lekas beranjak ke kamar dengan mengeluarkan alat tempurnya yang akan menghasilkan cuan fantastis jika mengingat angka yang ditulis Bara di surelnya kemarin untuk harga sebuah lukisan yang diminta. Satu minggu adalah batas waktu yang diberikan. Tapi waktu longgar Ghea tidak akan banyak setelah besok mulai bekerja. Kemarin Ghea sudah memulai cukup jauh. Membuat sketsa awal dengan 5 jenis pensil yang dipakai sesuai dengan kebutuhan. Dari pensil jenis HB, 2B, 5B, 8B sampai pensil mekanik 4B sudah dipakainya bergantian.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Melukis

Melukis

Hari sabtu pagi Raina pergi ke sekolah untuk ikut kelas melukis, bakat melukisnya itu sudah ada sedari ia duduk di Sekolah Dasar, ia pun juga sudah mengikuti berbagai perlombaan, ia bercita-cita untuk menjadi seorang pelukis. Sebelum ke sekolah ia bertemu dengan seseorang terlebih dahulu di cafe dengan mengendarai sepeda motor nya. Ia memasuki cafe dan melihat seorang pria melambaikan tangan, pria itu adalah teman sekolah sekaligus sahbatnya yang juga mengikuti kelas melukis, ia mengenakan kemeja lengan pendek berwarna hitam dan celana panjang denim.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Tiga buah standing easel dengan ukuran berbeda ditempatkan dekat jendela paling kanan, sebuah kursi kantor tanpa lengan dan cukup tinggi berada di depan easel yang paling besar. Satu sisi ruangan studio itu dipasangi rak peralatan lukis yang tidak terlalu tinggi, membentang dari sisi samping pintu sampai ujung dinding bagian kiri. Rak itu penuh dengan berbagai macam cat, kuas, spidol, dan perlengkapan melukis lainnya. Tumpukan kanvas kosong berwarna putih diletakkan di sebuah rak besi besar dekat jendela, yang berukuran cukup besar disandarkan begitu saja di dinding.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Melody bangun dan mengambil beberapa buku, membacanya sebentar lalu meletakkannya sembarangan. Ruang kerjanya mulai berantakan dan Melody mulai bosan. Ia berdiri di depan jendela, lalu tersenyum melihat kupu-kupu. Tiba-tiba, ia teringat pernah membeli kanvas dan peralatan melukis. Segera Melody mengganti pakaian. Kaos gombrong dan celana hot pants di atas lutut serta rambut digelung asal ke atas. Ia siap melukis.
1084.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai peralatan melukis
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Kisah yg seru & lucu... Karakter Damian yg pendiam, tapi pemerhati ,& peduli selalu berusaha menyelesaikan persoalan dalam diam Melody , karakter yg ceria, mandiri, menyenangkan ekspresif Dan mereka bersatu dalam pernikahan yg tak direncanakan.. Akankah mereka bisa menghadapi semua rintangan?....
ida sari
dr awal baca sdh jatuh hati pada cerita nya,,suka sama karakter melody yg ga lemah,dia lebih ke pembuktian diri nya bisa bertahan meskipun dikhianati bahkan di tinggalkan sama calon suami nya ,, justru melody tetap kuat dan calon suami nya nyesel setelah kehilangan melody...
Baca Semua Ulasan
Slave Bird

Slave Bird

Ia sendiri tidak pandai melukis, hanya senang mengoleksi alat-alatnya. Baru saja ia ingin mengenalkan benda-benda lukis pada Nathalie, gadis itu maju terlebih dahulu mengambil kuas, lalu membuka cat-cat dan menuangkannya ke atas palet. Nathalie menoleh ke arah Arthur dengan senyum lebar. Lalu kembali memusatkan pikirannya pada kanvas yang masih tergulung di hadapannya.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai peralatan melukis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status