Married With The Badboy
Beberapa dekorasi dan balon huruf itu masih menancap di tembok.
"Gue sama Allisya aja," ujar Aqila antusias. "Mau kan sya?"
Allisya mengangguk. "Apa di toko Pelangi ada pulpen sama buku tulis?"
"Ada dong, gue sebutin ya. Pensil, pulpen, kotak pensil, penghapus, kain flanel, lem tembak, dakron, bros, kertas buffalo, buku gambar, binder, buku diary-emm" mulut Aqila di bungkam, Allisya bosan mendengarnya.
Hot Chapters