Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Musuh Besar Si Gendut

Musuh Besar Si Gendut

kami menghabiskannya di toko supply alat lukis. Aku seperti anak kecil yang berada di surga coklat impian. Ya.. ini adalah impianku, berbelanja apapun yang kumau. Aku membeli cat akrilik dengan warna paling lengkap dan berkualitas paling bagus. Membeli beberapa kanvas ukuran paling besar dan ukuran lainnya. Aku bahkan membeli beberapa bahan untuk dijadikan pigura, aku hanya perlu merakitnya nanti.
9.687.4K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as peralatan melukis
Show Reviews (19)
Read
+Library
Ulfah N
Aku suka gaya bahasa penulis di novel ini. Selera humor penulisnya membuat aku tak henti tersenyum karena hal-hal receh. Novel ini sangat menghibur. Aku selalu menginginkan tokoh utama pria bersama wanita pada endingnya. aku belum baca sampai selesai. Aku sangat mengerti perasaan Dave.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Matchmaking

Matchmaking

Selain pakaian, dalam bagasi mobilnya ada perlengkapan melukis, dari cat air, kuas, hingga alat pemotretan untuk fotographer amatir itu. Fairel menekuni hobinya dari kecil, bahkan ketika dirinya ditindas oleh Fera, menutup diri dan memeluk lututnya setiap hari, diam-diam ia juga melukis. Lihat saja di kamarnya, di bagian bawah ranjang, ada lukisan Fera dengan tangan terangkat siap memukulnya, wajahnya kejam serta merah padam bagai tomat busuk, jika dibayangkan akan sangat lucu.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as peralatan melukis
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Toko perlengkapan lukis pastinya. Toko kecil itu belum berubah, hanya saja, karena seringnya Bree membeli di toko itu, penjaga toko mulai memajang kuas, tinta dan juga pewarna, pada etalase yang lebih terlihat oleh orang banyak. Tidak lagi di belakang rak seperti saat Bree pertama kali membeli alat lukis di situ. “Oke. Itu tempat yang cocok untuk menghabiskan uang,” kata Rad. Saat melihat toko yang menjadi tujuan Bree.
9.538.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as peralatan melukis
Read
+Library
Dekapan Dingin Suami Panas

Dekapan Dingin Suami Panas

Pada ruangan khusus, ada sebuah meja panjang untuk bekerja, rak berisi potongan kayu berbentuk kotak dalam luas dan volume berbeda-beda–pada setiap potongan. Pada rak lain, tersusun rapi peralatan ukir–mulai dari yang manual hingga yang membutuhkan tenaga listrik untuk menggunakannya. Tak sampai di situ, perlengkapan untuk menghaluskan permukaan, carian pengkilat, beragam variasi cat, kuas, sikat dan bahan lain, ada pada tak tersebut. Selain meja, ada juga meja lain yang diperuntukkan untuk meletakkan tas atau berkas. Tak lupa kursi kerja, sofa untuk beristirahat.
1069.0K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as peralatan melukis
Show Reviews (31)
Read
+Library
Sheila Pulungan
tuh kan tuuuh kan..!! untung belum drop novel ini, jd bisa tau kalau ada special extra part..hahaha Oo tarik kata² lg yaa CaCi.. Akhirnya novel Azam family lanjuuutt Love..!! Nindy keluarga Xavier? eh bentar, dr belahan bumi yg mana ini Xavier..?? Zeeshan, nafkahin gueh ajaaa..gueh jg lg bokek >_<
Poe3
Dibuku ini, karakter kang deden itu pmarah tp pnyayang ny terasa bgt, klu ke mak lea gk usah diragukan tp yg buat excited itu syang&mengayomi ny dgn adek2 cowok ny. aq selalu suka dgn ketegaran mak lea dlm mghadapi mslh, tetep ceria walau ketimpa musibah,mana randomny yg buat gk bosan bc buku ini.
Read All Reviews
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

ada sedikit noda yang ditinggalkan di sana. Gilang tertawa dan kini mencoba menggoda Henry. Seketika ruangan tersebut menjadi sangat berisik padahal hanya dua orang lelaki yang ada di dalamnya. **** Gilang tersenyum puas melihat lukisan yang telah ia buat dengan sepenuh hati. Lelaki tersebut menyimpan kanvasnya tepat di depan ranjangnya, di beberapa bagian kamarnya juga banyak sekali alat melukis, mulai dari chat warna, buku sketsa hingga beberapa kanvas kosong.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as peralatan melukis
Read
+Library
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

gumam Aileen pada dirinya sendiri, penasaran. Perlahan, ia membuka kotak itu. Debu tipis mengepul pelan, mengeluarkan aroma masa lalu. Di dalamnya, tersimpan berbagai alat lukis seperti cat air, kuas, pensil sketsa, dan kanvas-kanvas kecil. Semua masih tersimpan dengan cukup baik, meskipun beberapa warna cat mulai mengering. Di bawahnya, ada beberapa lukisan setengah jadi berupa gambaran bunga liar, potret anak-anak, dan panorama hutan musim gugur.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as peralatan melukis
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Melihat tatapannya yang penuh rasa ingin tahu, Stuart berdehem dan berkata, "Nona Senja, bisakah Anda mendemonstrasikannya?" Mengenakan kembali maskernya, Senja berjalan mendekat, mengambil kuas dari ember yang keruh, dan menempelkannya ke spons untuk menghilangkan kelebihan air. Alat-alat gambar gratis yang diberikan kepada para pelanggan tidak berkualitas tinggi—bulu-bulu kuasnya sudah kusut, catnya sudah mengering, dan kertasnya pun dari jenis yang paling murah. Senja menatap Stuart. "Apa yang harus saya lukis?" "Nona Senja, apa saja yang Anda suka."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as peralatan melukis
Read
+Library
Mr Genius

Mr Genius

Dari ruangan itu pemandangan bukit berbunga masih dapat dinikmati dengan leluasa. Di sisi lain ruangan terdapat sebuah kanvas yang sudah menempel pada easel (alat penegak kanvas saat melukis), cat minyak beraneka warna dan perlengkapan melukis lainnya. Di sisi tempat duduk yang disediakan untuk Heilen telah disiapkan beraneka makanan ringan dan buah-buahan, juga air mineral. Bahkan alat standing Handphone yang bisa dipakai untuk meletakkan ponsel sembari berkegiatan.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as peralatan melukis
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Cat minyak, kuas berbagai ukuran, palet, hingga botol terpentin baru. Kael melepas hoodie hitamnya lalu menaruhnya di meja dan duduk di kursi melukis yang sudah disiapkan. Tatapannya dingin, nada suaranya datar ketika bertanya, “Saat ini hanya ada kita berdua di sini, Nona Lancaster. Sekarang katakan apa maumu? Aku tahu, kau sama sekali tidak tertarik dengan lukisanku.”
1081.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as peralatan melukis
Read
+Library
Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Dia akan mengajari wanita itu untuk melukis. Jonathan tidak menghentikan kendaraannya di toko alat lukis, sebab, di apartemennya dia memiliki berbagai alat lukis meskipun ia tidak bisa menggambar. ^^^ “Sasi, kau baik-baik saja?” Jonathan mengecup kening sang budak setelah sampai di dalam apartemen.
9.83.9K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as peralatan melukis
Show Reviews (38)
Read
+Library
Iin Huang
rekomendasi banget buku ini utk kalian baca, cerita seru, bisa bikin traveling tapi bisa bikin nyesek saat melht hidup ny sasi yg penuh trauma dlm dirinya tp skrng sasi udah ditangan Jonatan & aku berharap ny si Jonatan nggk menjadikan sasi budak seumur hidup tapi di ratukan karena Jo mencintai sasi
Sri Indah
Hadir terobosan cerita baru yang fenomenal nich.Mengambil tema,latar dan adegan yang luar biasa.Menceritakan tentang kisah perbudakan yang melahirkan cinta.Nasib buruk Sasi akhirnya menjadi normal lagi setelah bertemu Jonathan.Menguak kronologi Sasi dan dalang dibalik nasib tragis yang menimpa Sasi
Read All Reviews
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Mengumpulkan peralatan seni lukis pertama itu seperti menyiapkan panggung untuk petualangan kreatif. Untuk pemula yang ingin mulai dengan budget terjangkau, sekitar Rp300.000-Rp600.000 sudah bisa dapat paket komplit. Kuas sintetis set 5-8 ukuran (Rp50.000-Rp100.000), cat akrilik merek lokal seperti 'Pelangi' 12 warna (Rp150.000), kanvas kecil 3-5 lembar (Rp20.000/lembar), palet plastik (Rp15.000), dan easel portable (Rp80.000) jadi investasi awal yang cukup. Jangan lupa pensil sketching 2B-6B (Rp20.000) dan fixative spray (Rp40.000) untuk tahap sketsa.

Kalau mau lebih irit, bisa substitusi kanvas dengan kertas gambar tebal (Rp50.000/10 lembar) atau bahkan tripleks kecil. Cat air merek 'Pentel' juga opsi lebih murah ketimbang akrilik. Intinya, jangan langsung beli mahal-mahal - eksplorasi dulu medium yang paling nyaman di tangan. Dulu aku malah pakai pewarna makanan dan kuas makeup buat latihan teknik dasar!

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status