Tergoda Pesona Ibu Mertua
"Iya mirip, Mama tidak begitu tahu tentang orang-orang pebisnis."
Nayla terus memperhatikan wajahku sambil tersenyum, "Gak nyangka ya, Ma. Bang Raka ternyata anak pewaris tahta seorang konglomerat kaya raya. Tapi, Abang jangan jadi sombong ya, jangan lupakan kami!"
Aku mencubit hidungnya, "Nggak lah, Abang bukan orang seperti itu."
Tiba-tiba Mama Siska berdiri, tergesa-gesa. "Mama lupa, sudah hampir siang. Mama mau masak dulu!" dia pergi meninggalkan kami.