Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Namun, perkiraan Niskala semakin jauh dari kata benar ketika ia sadar bahwa di depan mereka sudah bukan lagi jalan raya, melainkan sebuah tempat luas dengan hembusan angin dan suara deburan yang khas. Motor yang telah mengaspal kurang lebih selama lima menit semenjak keluar melewati gerbang utama UNSUF itu Arsha hentikan di depan sebuah warung makan tak jauh dari lapang yang dipenuhi dengan pasir putih, Ikan Bakar Sakana adalah nama dari warung makan itu. Aroma khas bumbu ikan bakar yang terjatuh dan menyentuh bagian atas arang telah hinggap dengan nyaman di dalam indra penciuman mereka, kepulan asap tipis dari atas pemanggangan berhasil mendatangkan nafsu makan yang sejak pagi tadi mereka t
9.93.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as baba laksa
Read
+Library
Kelana

Kelana

Akhirnya Lana menemukan jawaban yang tepat dan mengirimkan pesannya. "Menarik juga, Mas Rei. Emang kita mau makan siang di mana?" Balas Lana mengirimkan pesannya. Terlihat Rei tengah mengetik balasannya. Gadis itu menanti dengan berdebar. "Ke Kedai Mama aja yuk, di Jalan Sirsak... Tau nggak? Di Sana mau makan Indonesian food ada, mau makan yang Ala Western juga ada... Gimana menurut kamu?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as baba laksa
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

tanya Wingston sembari mengerutkan keningnya. Albert menatap tajam ke arah Aslan yang dengan santainya meneguk minuman pemberian Wingston. "Sedang apa Aslan di sini?" tanya Albert. Wingston mengalihkan pandangannya menatap Aslan, ia pun tersenyum santai. "Ah, dia sedang menemani Ayah minum ramuan yang Ayah namai Jiskey ini. Ayah mau Aslan mencobanya terlebih dahulu."
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as baba laksa
Read
+Library
Dosa Termanisku

Dosa Termanisku

Naufal harus aku taklukkan dengan cara dan perhatian. "Oke, Tante ngalah cuma ingat ya. Jagung manis pakai susu kental manis coklat nikmat rasanya." uraiku seraya menyunggingkan senyum. Naufal bodo amat, namun tidak dengan calon jakunnya. Bocah itu meneguk ludahnya sendiri membayangkan jasuke yang kerap kita beli setelah habis jalan-jalan. "Nanti Oma buatkan, kiddos. Tapi sekarang kita makan malam dulu." kata mama Rita.
1096.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as baba laksa
Show Reviews (43)
Read
+Library
ꪑ ꪊ ᡶ ỉ
Kok aku jadi curiga sama Dito yaa. Dia malah suruh Anna nemuin mamahnya yg lagi sakit jantung, pemicu kemarahan mamahnya Dito kan Anna, ya pasti kumat lagi kah jantungnya. Jadi kaya sengaja gitu Dito supaya mamahnya kolaps terus meninggal terus udah deh ga ada yg jadi penghalang restu hubungan.
Sukmawati Dewi
Pak Ardi dan Anna adalah dua manusia yang terjebak dalam waktu yang salah dengan perasaan yang jujur. Perjuangan mereka tidak mudah bahkan harus berdarah-darah demi menjaga perasaan. Tidak ada seorang pun yang berhak menilai keputusan dan kehidupan yang dijalani karena itu sepenuhnya hak mereka.
Read All Reviews
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

tanya Mas Haris sambil menunjukku, sedang ayah mertua hanya terdiam dan melanjutkan baca koran. "Uhm, mungkin , ah, namanya juga mantu baru, dia canggung Haris," bela Ibu namun sedikit gugup. "Bukannya Mas sudah menandai 'kan ciri khas makananku yang bawang putihnya agak dilebihkan seperti Mas Haris suka," ujarku sambil mendelik. "Maaf Laila, aku tidak bermaksud melupakanmu, tapi ... kenapa kamu tidak bergabung sarapan bersama kita?" Lanjut suamiku itu.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as baba laksa
Read
+Library
KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

jawabnya sambil melenggang pergi. "Apa yang biasa kau makan Mas?" "Pasta fettuchini dan steak tenderloin dengan tingkat kematangan medium well, kau mengerti." Aku ternganga karena mendengarnya saja baru sekarang, bagaimana rupanya? Apa itu fettuchini? Idih, kesel. "Bisa tidak, requestnya berupa sayur asem, teri goreng dan sambal terasi?" Sungutku.
38.9K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as baba laksa
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

kata Bianca. "Lalu sarapanku bagaimana?" "Ya itu, berarti itu hanya untuk kau saja," "Bi, Bi, ya sudah sekalian saja untukmu juga apa salahnya," kata Lucas. "Tapi," "Sudah, jangan tapi-tapi! Setelah ini kau harus memberikan asi yang banyak untuk bayimu,"
8.715.0K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as baba laksa
Read
+Library
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Pria kecil itu tersenyum dan menerimanya. "Ingat, jepit rambut ini hanya ada dua di Alastar. Ibuku memesan ini dengan ukiran yang khusus. Tidak ada yang bisa menirunya karena pembuatnya meninggal sehari setelah membuat jepitan ini." Jelas Alena. "Baiklah. Aku akan pergi." Alena segera beranjak dari tempat itu. "Sampai jumpa lagi.." Kata pria kecil itu melambaikan tangannya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as baba laksa
Read
+Library
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Batara Dewala tertawa menggoda Lintang. “Haiss! Paman memang tidak pernah berubah,” Lintang menggeleng. “Kelepon? Apa itu ayah?” Jinggo mengerutkan kening dipangkuan Galuh tertarik dengan nama asing yang disebutkan Batara Dewala. “Hahaha, Klepon adalah makanan kukus yang terbuat dari beras ketan, Jinggo. Beras yang memiliki tekstur lengket ketika dimasak,” ungkap Lintang tertawa.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 784 Times as baba laksa
Read
+Library
Hantaran Diminta Kembali

Hantaran Diminta Kembali

Lila menatapnya dengan bersemangat. "Ini ada kaos khas dari Bali, ada kacang dan pie susu khas bali." Ucap ibu sambil mengulurkan barang-barang itu semua pada Lila. "Banyak sekali! Apa ibu menghabiskan banyak uang buat beli oleh-oleh ini?" tanya Lila merasa sayang. "Kaosnya itu dibelikan majikan bapak, kami cuma jalan-jalan dan beli kacang ini saja," Kata bapak sambil tertawa dan ikut duduk di samping ibu.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as baba laksa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status