Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Charlotte Shimon merasa agak sedih, dan sedikit marah, Apa maksudnya? Salep dalam porselen putih benar-benar berguna, dia hanya mengoleskannya sekali pada setiap pagi dan sore hari. Hari ini adalah hari ketiga, semua bekas luka di tubuhnya hilang, dan kulitnya kembali putih dan mulus. Dia pernah mengendus ramuan salep, semua bahan obatnya sangat berharga, dan dibuat secara khusus, tampaknya pria yang suka tidur itu yang meraciknya sendiri.
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 63.1K Times as perban yang ada salepnya
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
Setahun Tanpa Sentuhanmu

Setahun Tanpa Sentuhanmu

Mencari salep atau sejenisnya untuk mengobati memar pada pergelangan Risma yang semakin memerah. Terlalu banyak air mata yang sudah dikeluarkan Riswan hari ini hingga tersisa kesesakan saja. Sangat hati-hati saat mengoleskan salep pada kulit Risma agar tak terbangun dan terganggu oleh aktifitasnya. "Mas," kata Rini. Di tangan, ada ponsel yang layarnya masih menyala. Riswan berbalik dan bertanya ada apa menggunakan dagunya. "Farel mau ngomong sendiri katanya."
1093.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as perban yang ada salepnya
Show Reviews (7)
Read
+Library
pramudining
Bab terakhir publish hari ini, ya. terima kasih sudah berkenan membaca ceritaku. untuk sahabat semua yang sudah memberikan gem dan juga membuka bab berbayar, semoga rejeki kalian dilancarkan. jangan lupa baca cerita ku yang masih on going judulnya SANG PENARI PUJAAN HATI. LOVE YOU ALL
Ribu Nangin
Kak ma.f ya kau sayang lancang. saya suka novel cerita habis kayak berapa novel saya baca .semua habis klu di novel ini saya tggu sehari baru appfit . saya ada 4 atu 5 judul saya baca paling sebab atu dua bab akan appfit. saya doa pendek jln cerita paling brp jam saya sudah selesaibac
Read All Reviews
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

kata Anggi dengan suara datar. Dimas mengangkat tangan, memperlihatkan sebuah botol keramik berwarna cokelat kehitaman. "Aku menyuruh orangku membeli salep ini dari Balai Pengobatan Afiat. Khasiat, komposisi, dan aromanya persis dengan salep yang digunakan militer." Dia berhenti sejenak, lalu bertanya, "Obat ini kamu yang buat atau Tabib Faisal?"
9.7965.9K viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as perban yang ada salepnya
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Bad Duda

Bad Duda

“Di dalam bungkusan itu ada salep yang bisa ampuh menghilangkan memar. Mau aku bantu?” Tiba-tiba saja Elvis mengambil bungkusan putih itu dari tangan Edeline. Gerakan itu mengejutkan Edeline, pun kemudian membuat Edeline terheran-heran melihat Elvis telah mengeluarkan sebuah salep dari dalam bungkusan itu. “Apa kau bisa menggulung lengan bajumu?” pinta Elvis dengan tatapan serius. “A-aku bisa melakukannya sendiri.” Edeline sempat terbata, pun dia cepat-cepat meraih kembali salep itu dari tangan Elvis.
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

"Bibi kira Mas Pram diapain sama orang jahat. Kalau gatal gitu, apa mau Bibi belikan salep ke apotek? Kasihan lho Mas kalau dibiarin, nanti malah bekasnya nggak hilang." Pram segera menggeleng dan menolak tawaran itu dengan halus. "Nggak usah, Bi. Makasih banget tawarannya. Saya udah punya salep khusus di rumah. Tadi pagi udah sempat diolesin, makanya sekarang udah mendingan nggak terlalu gatal lagi."
1061.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Tapi pemikiran itu ditepisnya. “Aku rasa salep luka yang baru aku beli kemarin. Ternyata bisa nyembuhin luka secepat ini ya, lain kali nanti aku beli merek yang sama deh,” gumamnya. “Ya, salep obatnya benar-benar mujarab banget Mba!” ucapan Bayu membuatnya tambah yakin. Saat pandangan Sri menurun ke tubuh bagian bawah Bayu. Di sana tampak ada yang tegak tapi bukan keadilan.
1049.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Bukannya takut padanya, tapi aku menghindari ucapannya yang panjang kali lebar dikuadratkan. “Sudahlah. Nanti juga kempes sendiri,” ucapku pelan, lalu menarik tangan pelan. Sayang, pegangannya lebih kuat. Dia mengeluarkan salep dari kotak obat yang dia bawa. “Walaupun ringan, sengatan lebah itu mengandung zat beracun. Untuk netralisir dengan salep yang mengandung losion kalamin atau salep hidrokortison. Wes, kamu nurut saja!” serunya memaksaku pasrah.
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Ternyata dia mendekat barusan hanya untuk mengambil salep yang terletak di laci nakas sampingku. "Ayo, angkat bajumu." Dia kembali memerintahkan hal yang sama. "Cepat! Dokter bilang, salepnya harus diolesin tiap malam. Agar luka goresan di punggungmu itu segera sembuh," jelasnya. Namun, aku seperti melihat ada sebuah modus di wajah tampan itu. "Aku sudah sembuh," jawabku cepat. Tangan masih terus menyilang di dada.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
The Mafia: Last Mission

The Mafia: Last Mission

Pria tinggi berwajah kelam itu. Melanie memutar tubuh. Benar saja, Ben sudah berada di belakangnya dan nyaris saja Melanie menabrak dada bidang pria itu. "Anda di sini rupanya." "Kau mencariku." "Ini obat Anda." Ben mengulurkan kantong plastik berisi obat. Melanie melihat itu. "Tapi kata Dokter aku tidak apa-apa." "Ini obat salep. Anda bilang kaki Anda sakit. Dokter juga menyarankan ini. Sebaiknya Anda terima dan gunakan. Banyak pekerjaan yang harus saya urus."
107.4K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
Mendadak Punya Cucu

Mendadak Punya Cucu

Ia lantas meraih kotak P3K, lalu mengoleskan salep di kaki Kirana yang memerah dan mulai tampak memar. "Du ... Du ... Duh ... Kamu ini ngolesin apa, sih? Kok panas banget," keluh Kirana, mengangkat kakinya, kemudian meniupnya karena terasa panas. "Cuma salep," tunjuk Mahen, memperlihatkan kemasan salep tersebut di tangannya. "Itu salep apaan, kok panas gini." Kirana terus saja menggerutu. Sehingga membuat Mahen yang semula merasa bersalah berubah kesal dan marah.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as perban yang ada salepnya
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status