Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata dan Doa Seorang istri

Air Mata dan Doa Seorang istri

kata Farel menolak untuk diajak masuk oleh Diana. “Ok, nggak apa-apa, kamu bisa mengobrol dengan petugas asli daerahmu!” ucap Diana menyatakan kalau Tuan Mudanya bisa mengobrol dengan petugas yang sewarga negara dengannya, ternyata banyak disini. Kebanyakan berprofesi sebagai penerjemah bahasa dari Arab ke Indonesia atau sebaliknya Indonesia ke Arab.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

'Harusnya aku lebih hati-hati hari itu' —••— * Arah fushah: Bahasa Arab baku yang ada dalam Al-Qur'an dan Hadist. Umumnya digunakan dalam kesempatan-kesempatan formal. * Arab ammiyah: Bahasa Arab sehari-hari yang bersifat informal dan umumnya berbeda tempat berbeda pula gaya bahasa ammiyah nya. Seperti Arab ammiyah di negri Sudan mungkin sedikit berbeda dengan Arab ammiyah di negri Mesir.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

"Selain itu, saya juga mencoba bisnis kecil-kecilan. Membuat makanan katering jika ada pesanan, dan membuka jasa penerjemah bahasa Arab. Awalnya saya pesimis memulai bisnis ini, tapi saya ingat dengan kisah yang Ustadz sampaikan sepuluh tahun yang lalu tentang sahabat Ustadz yang juga jihad di Negeri Kinanah ini." Ustadz Lukman tampak bahagia mendengar penuturan muridnya ini. Bagaimana pun hubungan antara murid dan guru tidak akan pernah putus meskipun sang murid sudah lulus ataupun sang guru sudah tidak lagi mengajar. Tidak ada yang namanya mantan murid ataupun mantan guru dalam kosakata kamus kehidupan. "Sudah sangat mapan ternyata. Justru saat ini sepertinya sayalah yang cocok menjadi mur
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

"Baiklah, ana akan menyapu dari sini ke sana. Antum bergerak di belakang ana langsung ngepel." Ghaza berdecak. "Lucu juga kalo yang manggil Gus temen kuliahku. Ber-ana antum juga kagok," lirih pria itu mengucap sembari memeras kain pel yang sudah direndam dalam ember berisi sabun. "Lucu? Mungkin." Ali menyahut sembil terus bergerak. "Tapi abi bilang, umat Islam harus membiasakan diri memakai bahasa Arab. Karena nanti malaikat akan menanyai dengan bahasa Arab."
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Mister, makanya pasang telinga baik-baik! Itu punya telinga wajan ente ya? Ente bahlul!” Salwa tertawa puas. “Emang ada yang lucu?” “Ada, tadi Mister ngomong apa? Najis? Njis?” “Oh, duduk! Njis! Bahasa Arabnya begitu ‘kan.” “Ijlis Mister! Ijlis! Duduk bahasa Arabnya Ijlis! Ingat! Bukan iblis!” “Salah lidah dan mulut! Perasaan istrinya si Koko Jimmie yang orang Arab itu bilang njis apa najis ya duduk.”
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Ada perih yang mendera ketika kuucapkan pengakuan itu pada Papi. Papi malah tersenyum kecil. Melepaskan topangan tangannya dari dagu. “So what? Memangnya ada yang salah dengan tamatan SMA dan jadi pedagang? Rasulullah SAW itu juga pedagang dan pengembala, lho. Itu bukan profesi yang hina. Jadi, kamu tidak usah berkecil hati. Oke?”
538.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Samudra mengulurkan tangannya yang terkepal, “Aku serius. Ada yang mau aku bicarakan sama kamu lebih tepatnya mau nawarin sesuatu.” Samudra menjatuhkan rokoknya yang masih panjang itu ke aspal dan menginjaknya sampai mati lalu membuka kursi penumpang, duduk memakai seatbeltnya. Arbian berdecak. “Ah, gue tahu. Ternyata Om ini sales marketing ya. Okelah. Jalan kalau gitu,” kata Samudra sok iya. Arbian menjawab ketus tidak lagi pake aku-kamu, “Terserah elo aja lah!! Susah ngomong sama anak ingusan!!”
9.88.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
PEMBANTU NAIK KELAS

PEMBANTU NAIK KELAS

Ada program-program baru yang ditawarkan berdasarkan donasi yang rencananya diberikan oleh pengusaha Arab. Rere mewakili untuk menjelaskan salah satu program. Dengan percaya diri, dia berbicara dengan sangat lancar. Beberapa kali tamu-tamu Arab itu bertanya dengan bahasa Inggris, Rere pun dengan lugas menjawab semuanya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

"Aron Loghan... pria yang penuh kejutan. Semoga kalian menemukan peluang baru di sana." Makan malam berlanjut dengan percakapan ringan, meski nuansa serius tak bisa sepenuhnya dihapus. Mereka membicarakan kota Dubai, seni arsitektur modern, hingga sekilas tentang perkembangan proyek-proyek di Eropa.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 851 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Larose
Cerita yg menarik sempet mau berhenti begitu Evanka dan Evan masuk ke kehidupan Liam,tp di situlah Liam diuji yg ternyata berhasil tidak terpengaruh dgn kehadiran Evanka dan layak dpt kesempatan kedua dari si cantik Catherine
Vero Vero
cerita yang keren... berkelas dan elegan. cerita yang gak muter muter.. cerita yang mampu menghadirkan suasana dan tempat tempat yang beneran ada. karakter setiap individu digambarkan jelas tidak berubah ubah. tengkiu kak Jemy ............ aku tunggu karya hebat kak Jemy selanjutnya ya....
Baca Semua Ulasan
Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

“Bukan apa-apa, cuma sedikit penasaran. Apa yang kalian bicarakan tadi?” Arga tersenyum penuh kasih sayang. “Aku membicarakan bisnis dengan Omar tadi. Dia sedang berdagang di Jerman akhir-akhir ini, jadi dia sudah terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Jerman.” Arga pasti sibuk dengan Hanna akhir-akhir ini, jadi dia lupa aku mengambil jurusan Bahasa Jerman di perguruan tinggi sebagai mata kuliah minor. Udara tiba-tiba membuatku merasa sesak.
14.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai percakapan bahasa arab tentang profesi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status