My 'Bad' Boyfriend
Tiba-tiba Nava memegangi lenganku sambil mengedikkan dagu ke suatu arah.
Aku mengerutkan dahi menyaksikan Prima yang sedang mengatakan sesuatu kepada Boy. Kok mereka terlihat akrab ya?
Sungguh, aku benar-benar bingung melihat mereka berdua. Yang satu mesum dan tadi pagi melecehkanku, yang satunya lagi... Entahlah. Untuk apa juga aku memikirkan tingkah laku Boy. Sudah jelas 'kan, dia mengakuiku sebagai pacarnya hanya untuk iseng belaka. Mana ada kisah cinta antara si Mr. Populer dengan si Cewek Biasa-Biasa Saja sepertiku di dunia nyata. Itu cuma ada di novel-novel, komik, sinetron, opera sabun.