Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku
“Ini untuk apa, Om?”
"Gunakan untuk memenuhi kebutuhanmu," kata Hisyam. “Bentuk nafkahku untukmu.”
"Tapi, Om, tidak perlu menafkahiku. Bentar lagi kita juga cerai," ucap Zahra. Karena pernikahan kilat itu hanya untuk penyelamatan harga diri keluarga Zahra.
"Tidak masalah, selama kamu jadi istriku kamu berhak mendapatkan nafkah dariku," jawab Hisyam. “Jika kamu merasa tidak nyaman, anggap saja uang jajan.”