Pernikahan Toxic
Dadanya yang bidang mendongak ke atas, seolah-olah bangga akan apa yang baru ia berikan ada gundiknya.
Iri … jelas aku iri. Pasalnya jauh sekali mahar yang Bang Rio berikan padaku. Sewaktu akad pernikahan kami, ia hanya memberikanku mahar sebesar lima puluh ribu rupiah. Bukan karena sebesar apa perbedaan mahar, yang membuatku iri. Tapi mahar yang dulu Bang Rio berikan padaku, ia ambil lagi secara diam-diam alias mencuri. Ingin merokok dan tak ada uang lagi, menjadi alasannya mencuri uang mahar dari dompetku. Padahal uang itu ingin ku abadikan sebagai kenangan pernikahan kami.
"Ana tau Rio sudah menikah?" tanya Pak salim padaku.
ตอนยอดนิยม