Dipaksa Nikah
Bahunya tegak dengan dada bidang dibungkus baju koko berhias bordir dengan sarung tradisional terikat di pinggangnya.
Ben menoleh ke arahku, wajahnya tanpa ekspresi dan aku berjalan mendekat. Ibunya mengarahkan untuk memasangkan cincin di tanganku, lalu menyuruhku mengecup tangan Ben. Semua arahannya kami patuhi sampai pada tanda tangan surat pernikahan.
Ada sorakan untuk Ben mengecup keningku, sangat ramai dan gaduh. Aku hanya diam berusaha tak terpengaruh.