Gairah Liar Adik Ipar
Namun, teriakan itu hanya berakhir menjadi gema yang terpantul di ruang sempit tanpa ada jawaban.
Rasa lapar pun terus menyiksa. Perutnya perih, mual, dan melilit seakan berteriak meminta diisi. Sesekali, Esther memegangi perutnya yang keroncongan, berharap rasa sakit itu mereda, namun sia-sia.
Ia hanya bisa menahan dengan sisa tenaga yang ada, sementara pikirannya diliputi ketakutan apakah ia akan bertahan lebih lama dalam penderitaan ini.