Penyesalanku
Akhirnya aku pun mengalah, yang penting sah di mata hukum agama dan negara.
"Wes, pokoknya aku tinggal duduk manis, terima beres. Nggak usah mengkhawatirkan hasilnya, pasti pesta pernikahanmu spesial, adek-adekmu itu seleranya tinggi, dijamin kamu suka," ujar Ibu Mas Prabu, saat ku nyatakan keberatanku menggelar pesta meriah. Malu sama umur.
Memang benar selera iparku itu sangat elegan, dari gedung, pelaminan, hidangan, busana pengantin, hingga seragam anggota keluarga, semuanya terlihat berkelas.
Bab Populer