Pelangkah Tanpa Syarat
Setelah sholat subuh, aku masih merenung di atas sajadah tentang kehidupanku selanjutnya, akan seperti apa nanti jika masalah antara aku dan Abid akan terkuak, sebab sebuah rahasia tidak akan tersimpan selamanya.
Namun, pernikahan ini sudah aku setuju, dan demi membantu menyempurnakan separuh agama calon suami. Oleh karena itu aku yakin untuk menjalaninya sepenuh hati. Aku memejamkan mata untuk meluruskan niat melaksanakan pernikahan, karena mencari keridhoan dan rahmat Allah semata. Aku tidak mencari harta, karena Mas Ragil bukan orang yang kaya raya. Aku tidak mencari kedudukan apalagi kehormatan sebab aku dan Mas Ragil adalah manusia biasa yang hidup apa adanya. Aku tidak butuh pujian seb
Chapitres populaires