OBSESI BARA
Bruk!
"Maaf Bara, tapi aku akan memastikan semuanya baik-baik saja. Urusan ini, biar aku sendiri yang melakukannya," ujar Shaka dan segera menutup pintu terowongan tersebut namun sebelum itu Shaka menatap untuk yang terakhir kalinya.
"Pergilah dengan selamat ...," ucapnya lirih.
Tak!
Setelah tertutup dengan segera Shaka mengunci pintu tersebut. Kembali menumpukkan pintu itu dengan jerami yang kering. Untung pintu ini ia buat dengan ukuran kotak, jadi tidak terlalu besar untuk menutupinya.