Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Bang Rasya dan Pak Rahmat sudah melanjutkan langkah mereka berjalan terus menyusuri tempat. "Di sana da apa, Pak?" Bang Rasya menunjuk ke bawah bukit di sisi yang lain. "Di sana ada kebun saja, Bang. Kebun sengon," jelas Pak Rahmat. "Sengon tu apa?" "Sejenis pohon jati tapi lebih rapuh, panennya bisa berjarak lima tahun saja." Bang Rasya terlihat penasaran, lalu dia turun sambil bicara, "Saya nak lihat."
9.781.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as piring buah
Read
+Library
Di Balik Topeng si Pria Miskin

Di Balik Topeng si Pria Miskin

Dia mengeluarkan semua buahnya dan berkata, “Buah apa ini? Kelihatannya nggak bagus. Cuma bawa sedikit ini tapi masih punya muka untuk melihat anak-anak? Kelihatannya bukan orang kaya. Mungkin nggak bisa makan enak di rumah!” “Coba aku lihat.” Fajar melihat sekilas, lalu berkata dengan ekspresi terkejut, “Oh, buah ini dari Siberia. Aku lupa namanya, tapi katanya harganya bisa ratusan ribu setengah kilonya.” “Ratusan ribu?” Shania tertegun dan berkata, “Yang benar? kamu nggak salah lihat, ‘kan?”
8.5141.9K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as piring buah
Read
+Library
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

pinta Azwa. “Iya, nanti Mas beliin. Atau nggak, bilang sama Mbok siapa tau bisa bikin.” “Azwa juga pengen maem buah. Yang seger-seger kayak pepaya, melon, bengkuang, semangka, semuanya.” Tiba-tiba Azwa teringat saat dirinya minum es kelapa muda bersama teman-temannya di dekat kampus pusat beberapa bulan yang lalu. “Pengen minum degan juga. Beliin, ya?”
105.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as piring buah
Read
+Library
Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

Katya menelan ludahnya, dia memang menuliskan beberapa buah-buahan yang dia inginkan dan juga berapa jumlah yang harus dibeli tapi seingatnya tak sampai sebanyak ini. “Kenapa sebanyak ini?” Laki-laki itu membuka bagasi mobil dan menaikkan karung yang dia bawa lalu membukanya memperlihatkan pada sang istri. Mangga, jeruk strawberry, apel yang dia minta masing-masing satu kilo telah berkembang biak menjadi entah berapa kilo. “Oh itu tadi aku minta satu kilo seperti yang kamu tulis tapi ternyata cuma sedikit ya sudah aku beli masing-masing sepuluh kilo, kamu harus banyak makan buah lho.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as piring buah
Read
+Library
TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

Mereka lalu mulai berjalan di antara rak-rak buah yang dipajang dengan apik. "Wow, Uncle Arjuna, lihat semua buah ini! Apel Fuji, anggur, dan melon semuanya terlihat segar dan lezat," ujar Ayin dengan antusias. Uncle Arjuna tersenyum dan menjawab, "Iya, Ayin. Pilihlah buah-buah yang terbaik untuk Opa dan Oma." Sambil melangkah, Asher tertarik dengan apel Fuji yang berkilauan di rak.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as piring buah
Read
+Library
DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

Berbagai aroma rempah makanan tercium semerbak yang membuat orang ngiler, mereka juga menemukan buah-buahan yang berbentuk dan berwarna aneh. "Paman, buah apa ini?" Charlos menunjuk pada buah yang berwarna biru keunguan seukuran apel kecil. Paman pemilik kios dengan perawakann besar tersenyum ramah, dan menjelaskan dengan suara keras. "Sepertinya kalian baru di sini. Ini disebut apel Ubir, kalian cobalah." Paman itu memberikan satu untuk Ken dan Charlos.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as piring buah
Read
+Library
Istri Yang Dibeli

Istri Yang Dibeli

asisten Bram tampak berusaha untuk menjebak Liora karena dia berfikir bahwa Liora bukanlah wanita yang cerdas. "Mungkin kita bisa memberikan harga promo untuk awal peluncuran produk ini dan saya pikir penampilan dari produk ini juga kurang menarik sehingga hanya sedikit konsumen yang membelinya, kita juga bisa menampilkan di iklan agar para konsumen tau tentang produk ini," jawab Liora dan tentu saja membuat para investor lainnya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Liora. "Ya, apa yang dikatakan oleh dia benar. Mungkin kita bisa mempromosikan produk dari lewat iklan," kata investor yang berada di samping Bram.
10803 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as piring buah
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Madu

Terpaksa Menjadi Madu

] “Gue pengen rujak, yang deket sekolah dulu. Tahu, kan?” [“Oh, iya. Lo mau apanya?”] “Bumbunya pisah aja, yang kering sama yang basah. Buahnya gue mau jambu kristal, mangga muda, jambu air ... apa lagi, ya? Bengkuang, kalau ada sih, kedongdong juga.” [“Iya, iya. Gue beliin sekarang.”] Ayesha tersenyum, dia tahu yang paling bisa diandalkan saat ini. “Makasih, Dev.”
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 690 Times as piring buah
Read
+Library
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Dengan semangat tukang sayur turun dari mobil. "Iya, sekilo aja. Buahnya tumben lengkap." Ines meraih buah naga, lemon, jeruk dan apel. "Iya, dong, Bu. Dapat modal tambahan. Bu Ines, ada kurma muda juga, katanya bisa bikin cepet isi." "Keren amat, Bang, segala kurma muda jual. Asli nggak?" lirik Ines diakhiri cengengesan.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 898 Times as piring buah
Read
+Library
Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Hans pun pertama kali melihat buah yang tidak pernah dilihat olehnya. “Buah kecubung ini merupakan penolong bagi manusia yang membutuhkan atau tidak memiliki banyak uang.” “Jadi, sudah banyak orang yang mengetahui buah ini?” “Jika orang itu merupakan penduduk asli Kalimantan pasti tahu dan kemungkinan pernah menggunakannya dalam bentuk apa pun.”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as piring buah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status