Janji Setia
“Iya, kan, aku punya suami, ukhtiiii, kau pikir aku lihat dan sentuh punya siapa? Kai tak hanya six pack, tapi eight pack, sempurna untuk lelaki. He was strong and … tak jadilah orangnya sudah tiada. Di sini ada pula lelaki yang buncit, uuugh, tak berselera aku melihatnya.”
“Kau beruntung sekali Nuwa, dapat yang seperti itulah,” ucap Padma.
“Oh, ya jelas, alhamdulillah, setiap hari lagi kam—” Prriiit hampir wanita itu kelepasan. Seketika Nuwa diam.
“Setiap hari ngapain?” Telanjur didengar oleh Fani.
“Tak ada, nikahlah kalian sana nanti baru paham. Aku takut pikiran kalian terkontaminasi, aku lagi yang berdosa.”
ตอนยอดนิยม