Dendam Sang Pelakor
Masih ada uang yang harus ia peras, client terakhir yang akan membuat hubungan mereka berpisah untuk selamanya.
Sampai di lobby, terdapat satu panggilan masuk ke dalam ponselnya, Rendra tersenyum melihat nama di layar ponselnya itu.
"Hallo, Sayang. Ada apa telepon?" tanya Rendra.
["Acara kita dua hari lagi, Mas. Kamu sudah siap, 'kan?"] tanya wanita yang ada di dalam panggilan tersebut.
"Tentu saja aku siap, Sayang. Kamu jangan khawatir ya, aku sudah melunasi semuanya," tutur Rendra sembari berjalan ke mobilnya.
Hot Chapters