Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Kuntilanak itu perlahan menghilang ke dalam kegelapan, meninggalkan suasana desa yang kembali tenang. Di bagian selatan, ILHAM dan Rafiq menghadapi ancaman berbeda. Sosok pocong melompat-lompat dengan kecepatan yang tak terbayangkan, seolah mencoba mengecoh mereka. Setiap kali ILHAM mencoba mendekati pocong tersebut, pocong itu selalu berhasil menghilang di balik bayang-bayang pohon. “Ini bukan pocong biasa,” kata ILHAM dengan nada putus asa. “Sepertinya dia lebih pintar dari yang kita kira.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Disia-siakan

Pembalasan Istri yang Disia-siakan

Penjaganya sedang tidak berada ditempat, semua orang yang ada dirumah tidak memahami apa yang anjing itu sedang lakukan diluar sana. "Si Peco kenapa yah, ngeri amat hiii ...!" ujar Bu'Pur, si Tukang masak. Karena dirinya sedikit merinding mendengar suara gonggongan yang begitu besar dan menakutkan. Peco memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi yang menunjang suaranya menjadi lebih besar dan menyeramkan bagi mereka yang tidak memahami bahasanya.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

“Di PIK ada café yang lagi happening, mau ke sana?” “Boleh, aku ngikut aja.” Salenco, café dua lantai yang mengusung konsep healthy food itu ternyata dari luar lebih terlihat seperti rumah dua lantai dibanding sebuah café. Ema sedikit mengernyit bingung karena diajak ke café kecil seperti itu. Ervin pun sebenarnya tidak terlalu tahu tentang tempat itu, ia hanya tahu kalau café itu mengusung konsep healthy food yang biasanya disukai para wanita.
1038.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Jaka langsung kembali berdiri dan berlari menjauhi Begu Ganjang itu. Jaka hanya bisa menangis melihat pembantaian yang dilakukan oleh mahluk halus itu. Jaka berhasil keluar dari wilayah kebun jagung milik pak Siat. Dengan keringat yang bercucuran Jaka berhasil kembali ke desa.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Ponsel di atas ranjang berdering, Jesli menghempaskan tangan pria yang memegangnya dan mengambil ponselnya. Tiba-tiba, tatapannya bersinar dan dia berseru, "Dia mau datang!" Salah satu pria ikut gembira dan menjawab, "Bagus! Akhirnya dia masuk perangkap." Namun, pria yang lain melirik Jola yang gemetaran di sudut dan bertanya, "Lalu, bagaimana dengan gadis ini?" Mendengar itu, Jola menunjukkan ekspresi ketakutan yang luar biasa, tubuhnya semakin gemetar.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

tanya Siska sambil tersenyum. Arga menggandeng tangan Siska dengan erat. "Tempat paling mewah di Jakarta. Tempat yang punya aroma paling menggoda dan musik alami dari bisingnya jalanan." Siska tertawa kecil. Dia sudah tahu ke mana Arga akan membawanya. Benar saja, motor matic tua mereka berhenti di sebuah warung tenda pecel lele di pinggir jalan yang cukup ramai. Asap dari bakaran lele dan ayam mengepul ke udara, menciptakan aroma gurih yang khas. Suara gesekan sutil dengan penggorengan dan deru kendaraan menjadi latar belakang malam mereka.
930 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Dari kejauhan buntalan kain itu terlihat lebih mirip dengan sebuah pocong yang berukuran mini. Tari merinding tatkala melihat mbah Kaji mengeluarkan miniatur pocong tersebut. Semilir anginpun tiba-tiba menyapu di tenguk dan lengannya, membuat jantungnya kembali berdegup lebih kencang dari biasanya.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
LAWON ABANG (Kafan Merah)

LAWON ABANG (Kafan Merah)

Susah payah dia meneguk saliva. "Pak ...," panggilnya. "Bukan, ini aku," sahut sosok pocong itu. Dia sambil melesat masuk ke dalam kamar. Brugh! Pocong itu merebahkan diri di kaki Bu Jamila yang sedang selonjoran. Bu Jamila menangis, mau menyingkirkan sosok itu tapi tak bisa. Berat, kakinya bahkan tak bisa bergerak. "Wis, timbang stres, melu aku wae–Sudah, daripada sters, ikut aku saja," ujar sosok itu sambil menyeringai menampakkan deretan gigi hitamnya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Di sebelah Mak Jonggrang tampak pula duduk sesosok mahluk lelembut yang amat menyeramkan dengan bulu lebat disekujur tubuhnya, ditambah dengan sosok tubuh yang tinggi besar semakin menambah angkernya sosok mahluk lelembut tersebut, dia adalah GONGGONG, mahluk lelembut pembantu setia Mak Jonggrang. Lamat-lamat terdengar suara cempreng Mak Jonggrang melantunkan sebuah kidung. (Kidung adalah sebuah tembang). Kidung yang ditembangkan dengan bahasa jawa kuno, suara sumbang dan tak enak didengar terdengar menggema diarea pekuburan tersebut, entah sudah seberapa lama Mak Jonggrang menembangkan kidungnya. Sesekali Mak Jonggrang tampak memetik alat musik Jentreng yang ada ditangannya. (Jentreng adala
9.9399.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.6K kali sebagai pocong jelek
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Hantu Vila

Hantu Vila

Sosok mirip POCONG. “Cuma itu?” Tanya Hanum kemudian setelah yakin adiknya mengakhiri ceritanya. “Iya mbak. Aku yakin itu pocong. Aku benar-benar jelas melihatnya.” Ucap Angga menggebu-gebu. “Kamu yakin itu buka guling yang kamu taruh diatas lemarimu sendiri?” Tanya Hanum setengah tertawa. “Ya sudah kalau mbak nggak percaya!”
9.917.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai pocong jelek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status