Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Di antaranya, satu-satunya pria yang mengenakan jubah latihan berwarna hitam dengan sabuk di dahinya, memiliki postur tubuh yang tinggi dan tegap melangkah maju satu langkah dan berkata dengan ekspresi dingin, "Ardika, aku Keiro Kadota dari Sekte Pedang Laido!" "Dengar-dengar kamu sudah menangkap Nona Kyoko Okita." "Aku beri kamu waktu satu menit, serahkan dia dan biarkan aku membawanya pergi!" "Kalau nggak, hari ini aku akan meratakan Hainiken, membuatmu mati mengenaskan!" Keiro menatap Ardika dengan ekspresi arogan, sorot matanya tampak seperti sedang melihat orang mati, jelas tidak menganggap serius Ardika.
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66.5K kali sebagai pokemon kodok
Tampilkan Ulasan (623)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
Pendekar Ular Emas

Pendekar Ular Emas

Sosok itu terlihat gusar. Ia memiliki tubuh bersisik emas kekuningan. Kepalanya seperti sendok yang lebar. Tepat di keningnya terdapat permata berwarna merah delima. Lalu dua gigi taring tersemat di mulutnya yang kecil. Ia tidak memiliki kaki dan tangan, namun memiliki corak tubuh yang indah di sisiknya. "Apa kau ular kobra? Tapi apa mungkin ada ular kobra berwarna emas terang seperti itu?" Tanya Lin Tan yang begitu ragu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Brondongku Psikopat

Brondongku Psikopat

Pergelangan tangan Bram yang memerah terasa perih saat dia dipaksa duduk menghadap sebuah laptop khusus yang diletakkan di meja depan sofa. Dengan tangan yang sedikit gemetar karena sisa adrenalin dan ketakutan, Bram mulai menggerakkan jari-jarinya di atas keyboard. Dia mengetikkan deretan kode heksadesimal rumit yang panjang dan membingungkan bagi orang awam. Pikirannya terbagi hebat antara menyelamatkan Kiana dan mencari celah kecil di sistem untuk membalikkan keadaan, namun ancaman pistol di kepala Kiana membuat Bram tidak berani mengambil risiko terkecil sekalipun.
429 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
POEDJAN

POEDJAN

Bayangan aura sudah tak nampak sama sekali, hanya Dedeng dan kepala-kepala yang mengelilinginya dengan kobaran api biru dan rintih meraung dari kepala-kepala yang mengelilingi Dedeng ketika Ki Sudarso membuka pintunya. “Banyak dusta kau rupanya, Ki!” Dedeng menyemprotkan makian bahkan sebelum Ki Sudarso selesai dengan derajat pintu yang ia inginkan untuk terbuka. Dedeng sekonyong-konyong masuk ke dalam dengan lagak berkacak pinggang. Napasnya sudah dari lama memburu, tapi kali ini malah makin naik dan tak beraturan.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

"Bacokkkkk.............." ---
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Dia langsung menangkap lidah kodok itu, mengubah tinjunya menjadi cengkeraman, lalu menusuk lidah itu. Kodok itu kesakitan dan meloncat tinggi. Arlo memanfaatkan momentum dengan menarik lidahnya, lalu mengayunkan tubuh sebelum menghantamkan satu pukulan tepat ke perut si kodok. Energi sejati yang dahsyat langsung meledakkan perutnya. Darah dan isi perut muncrat membasahi seluruh tubuh Arlo. Kodok raksasa itu tumbang keras ke tanah, benar-benar mati.
9.8512.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.4K kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

"Siapa kamu?" Hewan itu bisa berbicara bahasa manusia, Arya yang berbalik dari hewan tadi terkejut mendengar dia bisa bicara. "Aku Arya, aku hendak masuk ke perguruan Gombang untuk mencari sesuatu." Arya menyampaikan maksudnya berharap sosok hewan aneh tadi akan mengizinkannya masuk. "Tidak bisa, orang asing tidak bisa sembarangan masuk ke area padepokan Ki Aji Sakti."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

Bara mengembuskan napas berat. “Saya, Pak!” ==========
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

tanyaku. "Emmm, orang tuaku bilang itu terjadi karena aku kekurangan vitamin..., vitamin..., ya pokoknya itulah," Rimba terlihat agak kesal karena gagal mengingat jenis vitamin. "Kenapa enggak dicat warna hitam aja?" penyakit kepoku mencapai stadium 4. "Kata orang tua ku enggak boleh, alasannya juga enggak jelas." Aku mangut-mangut mendengar penjelasannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Ichida hanya memasang mimik kesal dengan mengerucutkan bibir sambil mendorong gerobak ke tempat tujuannya. “Eguchi, dimana Orochi?” tanya Pak Zukida setelah memastikan Ichida benar-benar ke hutan. “Di dalam. Sedang beristirahat.” “Sampaikan salamku ke Orochi, ya.” Eguchi mengangguk. Usai menjemur, Eiko menyilakan Eguchi untuk sarapan. Tidak ada yang istimewa dengan menu makanan tersaji di meja, hanya sup dengan wortel serta nasi hangat. Eiko berkata, wortel yang dia dapat di kota merupakan sebuah keberuntungan. Hanya satu-satunya wortel yang dijual oleh pedagang sayuran setelah Eiko dan Pak Haede (yang mengantar Eiko ke kota sembari Pak Haede dan Isae berjualan) mencari-cari sayuran ini di p
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai pokemon kodok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status