Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as tai kodok
Read
+Library
Adit dan Tia

Adit dan Tia

gumamku dan segera berlalu menuju kebar, tidak ingin membiarkan Tia semakin lama ditempat sialan itu. Langsung masuk kedalam bar dan menatap sekeliling lalu mendapatkan kode dari bartender yang tadi menghubungiku. Menatap kearah dimana ternyata Tia masih sibuk bergoyang dengan gaya yang membuat orang-orang disana bersiul dengan kurang ajarnya. Tidak ingin menunggu lebih lama lagi aku segera mendekat menatap tajam gadis itu yang sepertinya sudah cukup mabuk berat.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as tai kodok
Read
+Library
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10536 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as tai kodok
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Dasar gombal!” Mereka berjalan lagi, tangan Ziva sibuk memegang balon dan boneka, sementara Reza dengan santai membawa tas belanjaan kecil berisi makanan. Ziva menoleh sambil tersenyum tipis, “Aku lapar.” Reza langsung berhenti. “Mau apa? Jagung bakar, takoyaki, atau odading mang Oleh sekalian?” “Takoyaki,” jawab Ziva.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as tai kodok
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku mencari ke segala arah, tapi tetap tidak melihatnya. Sampai akhirnya, kulihat kerumunan orang mengelilingi taman kecil di pinggir taman kota. Melalui celah di antara kerumunan itu, sepertinya aku melihat sosok yang sangat familier. Sosok itu ... seperti Karen. Langkahku langsung kacau saat berjalan ke sana. Minuman hangat yang kubawa sudah tumpah lebih dari separuh dan membakar kulit tanganku hingga memerah.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as tai kodok
Read
+Library
Jodohku Dokter Galak

Jodohku Dokter Galak

Dia menunduk ketika Valentina menghardiknya secara terang-terangan. "Udah lupa diajarin tata krama ya? Masih kurang ospeknya?" Valentina melihat name tag mahasiswa semester satu itu. "Siswa baru sok-sokan kamu!" "Tin, udah, Tin," lerai Okin agar temannya tidak dipanggil lagi ke ruang dosen karena memancing masalah. "Emosian arek iki koyok ghost rider." (Gampang emosi anak ini kayak ghost rider)
107.6K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as tai kodok
Read
+Library
TARO

TARO

Sejak SMA mereka telah bersama, dan semoga selamanya tetap bersama. “Tadi cari makan siang kemana?” “Ke coffe shop baru yang ada di ujung Jalan Morotai.” “Enak?” Pertanyaan Nina mengingatkanku akan satu cup minuman Taro yang membuatku nyaris tak mau merhenti menyeruputnya. Itu adalah minuman dengan rasa terbaik yang pernah aku cicipi. Oke, meskipun posisinya tidak akan mampu menggantikan kebutuhan air putih.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tai kodok
Read
+Library
Koma

Koma

tanyaku. "Emmm, orang tuaku bilang itu terjadi karena aku kekurangan vitamin..., vitamin..., ya pokoknya itulah," Rimba terlihat agak kesal karena gagal mengingat jenis vitamin. "Kenapa enggak dicat warna hitam aja?" penyakit kepoku mencapai stadium 4. "Kata orang tua ku enggak boleh, alasannya juga enggak jelas." Aku mangut-mangut mendengar penjelasannya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as tai kodok
Read
+Library
Lelaki yang Terbuang

Lelaki yang Terbuang

Jangan sampai pakaiannya terkena najis yang diproduksi oleh Codet. “T–tolong … jangan tinggalkan kami di sini!” Ratapan Codet terdengar seperti seekor anak anjing yang tercebur ke dalam comberan dan tidak tahu bagaimana cara keluar dari sana. Matanya menatap sayu, penuh permohonan. Hilang sudah kepongahan yang semula bercokol di sana. “Hanya kalau kau berjanji akan berperilaku baik di masa depan!”
9.6627.2K viewsCompletedAdded to Library 24.5K Times as tai kodok
Show Reviews (46)
Read
+Library
Ray
Yeaaayy! Lelaki yang Terbuang jadi pemenang Runner Up dalam kompetisi menulis Ini Bukan Cerita Dongeng Tahun 2022. Selamat ya Kak Author .... Akhirnya aku selesai jg baca cerita ini. Sukses selalu buat Kak Author .... Ditunggu cerita selanjutnya ....
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Taye sombong. “Hei Megumi! Kamu coba deh! Ini lebih enak daripada yang di depan rumah loh!” Ajak Alfi pada Megumi. “Suapin.” Kata Megumi manja. “Aaaaa.” Kata Alfi menyuapi Megumi. “Oh, jadi kau juga pengguna Doki-doki ya?” Tanya Taye. “Iya, om Taye juga pengguna Doki-doki kan?” Jawab Alfi. ”Om hebat sekali bisa menggunakan Doki-doki untuk membuat sate seenak ini!” Lanjutnya kagum.
915.9K viewsOn holdAdded to Library 350 Times as tai kodok
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status